Media Utama Terpercaya

6 September 2026, 09:22
Search

Sungai Kapuas Mengering, Kapal Tongkang Batu Bara Kandas Hampir 3 Bulan

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Sungai Kapuas Mengering
Sungai Kapuas Mengering [Foto: instagram @atr.drone]

Pontianak, mu4.co.id – Sungai Kapuas, Kalimantan Barat yang menjadi salah satu jalur distribusi batu bara melalui kapal tongkang mengalami kekeringan lantaran kemarau panjang.

Fenomena mengeringnya Sungai Kapuas tersebut ramai dibicarakan di media sosial. Dalam unggahan Instagram akun @atr.drone, terpantau sebuah kapal tongkang sudah hampir 3 bulan kandas di Sungai Kapuas, Kalimantan.

“Sebuah kapal tongkang sudah hampir tiga bulan kandas di Sungai Kapuas, Kalimantan” tulis akun instagram @atr.drone dalam unggahannya.

Hamparan pasir yang biasanya berada di dasar Sungai Kapuas kini terlihat membentang luas seiring menyusutnya debit air. Surutnya Sungai Kapuas itupun membuat kawasan yang biasanya hanya berupa aliran sungai kini berubah menjadi ruang terbuka yang dimanfaatkan masyarakat untuk berekreasi.

Baca juga: Sungai Barito Mengering, Hamparan Pasir Muncul di Tengah Sungai

Di samping itu, Wakil Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung membantah isu yang menyebut terhambatnya operasional kapal tongkang disebabkan oleh kebijakan pembatasan kuota produksi, melainkan murni karena faktor teknis kedalaman air sungai yang menyusut drastis.

“Enggak, itu ya bukan karena dibatasi produksinya, karena air untuk ngalirin tongkangnya enggak ada air,” katanya, Rabu (02/09/2026).

Terhambatnya operasional kapal tongkang akibat penurunan debit air sungai itu juga berdampak langsung pada mobilisasi logistik pertambangan, terutama di wilayah Kalimantan Timur dan sekitarnya, sebab kapal-kapal pengangkut batu bara yang tertahan dan terpaksa menunggu hingga kondisi air kembali memungkinkan untuk melakukan pelayaran menuju lokasi tujuan.
(cnbcindonesia.com)

[post-views]
Selaras