Media Berkemajuan

16 Juli 2024, 15:17

Setelah Cianjur, Garut, Jember, Kini Bali Dilanda Gempa M 5,2

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Gempa Bumi di Karangasem, Bali.

Banjarmasin, mu4.co.id – Gempa bumi mengguncang Karangasem, Bali pada Selasa (13/12/2022) dengan kekuatan M 5,2 pada pukul 17.38 WIB. Gempa ini disebut akibat dari Sesar Naik Flores atau Flores Back Arc Thrust.

Dilansir dari Kompas.tv, pusat gempa berada di laut pada jarak 1 km arah timur Kubu, Karangasem, Bali dengan kedalaman 30 km. Sedangkan episenter gempa terletak pada koordinat 8,29 derajat Lintang Selatan dan 115,62 derajat Bujur Timur.

Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Daryono menerangkan jika menilik dari jenis, mekanisme, lokasi, dan kedalaman episenter, gempa ini termasuk jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores.

Ia juga menyampaikan bahwa sejauh ini dilaporkan 5 rumah rusak, 4 di antaranya di Dusun Baturinggit Kelod, Desa Baturinggit, 1 berada di Dusun Pagubugan, Desa Manggis.

Aktivitas bidang sesar (patahan naik) Flores atau Flores Back Arc Thrust adalah sesar naik busur belakang yang memanjang di dalam laut dari utara Pulau Flores hingga Laut Utara Lombok.

“Pergerakan bidang sesar atau patahan Flores ini dimulai sebelum menyebar menjadi pergerakan bidang sesar yang melepaskan energi berupa gelombang gempa,” jelas Dr Ir Amien Widodo MSi, Dosen Teknik Geofisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember dikutip dari laman resmi ITS.

Menurutnya, posisi patahan naik Flores itu tidak hanya berada di satu tempat, tetapi berada di tempat yang berbeda dalam waktu yang berbeda pula.

Hal ini juga yang membuat terjadinya gempa susulan berulang-ulang pada gempa Karangasem.

[post-views]
Selaras