Media Utama Terpercaya

27 Juli 2026, 09:19
Search

Serangan Yaman ke Pangkalan Udara Arab Saudi Dilaporkan Ganggu Penerbangan Jeddah dan Riyadh

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Serangan Yaman ke Pangkalan Udara Arab Saudi
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Saudi, mu4.co.id – Konflik antara kelompok Houthi di Yaman dan Arab Saudi kembali memanas setelah berakhirnya masa gencatan senjata yang sempat berlangsung sejak 2022. 

Dalam perkembangan terbaru, sejumlah media melaporkan Angkatan Bersenjata Yaman melancarkan serangan ke Pangkalan Udara Khamis Mushait di Kota Abha, pusat Provinsi Asir, Arab Saudi.

Menurut laporan IRNA, pada Sabtu (25/7), serangan tersebut memicu ledakan di kawasan pangkalan udara. Sementara itu, sejumlah media Yaman yang mengutip pertahanan sipil Arab Saudi menyebut sistem peringatan dini di Provinsi Yanbu kembali diaktifkan.

Baca Juga: Konflik Memanas! Yaman Umumkan Darurat Nasional, Perjanjian Keamanan dengan UEA Dibatalkan

Kanal Telegram Naya juga melaporkan bahwa Bandara Jeddah dan Riyadh menghentikan sementara operasional penerbangan setelah serangan tersebut. 

Di sisi lain, kanal Telegram Al-Masirah menyebut sejumlah penerbangan menuju Riyadh dan beberapa kota lain di Arab Saudi mengubah rute. 

“Situs-situs pelacak transportasi udara menunjukkan bahwa beberapa penerbangan menuju Riyadh dan beberapa kota di Arab Saudi telah mengubah rutenya,” tulis Al-Masirah dikutip dari Pars Today, Senin (27/7).

Baca Juga: Bahrain-Kuwait Balas Serangan Iran, Konflik Timur Tengah Memanas

Media yang berafiliasi dengan Houthi itu juga melaporkan otoritas Saudi mengeluarkan arahan yang melarang warga memotret dan menyebarkan gambar lokasi yang menjadi sasaran.

Sebelumnya, ketegangan meningkat setelah Arab Saudi melancarkan serangan udara ke Provinsi Al-Hudaydah, Yaman, pada Jum’at (24/7). Menanggapi serangan tersebut, Kementerian Luar Negeri dan Imigrasi Yaman menegaskan bahwa Sanaa akan meningkatkan serangan balasan.

(Pars Today)

[post-views]
Selaras