Media Utama Terpercaya

1 September 2026, 15:01
Search

Sebanyak 200 Sekolah di Kabupaten Banjar Ajukan PJJ Karena Kabut Asap, Ini Kata Disdik Banjar!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
karhutla
Kepala Dinas Pendidikan Banjar, Liana Penny [Foto: banjarkab.go.id]

Martapura, mu4.co.id – Sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) turut mengalami kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam beberapa hari terakhir.

Karena kondisi tersebut, satuan Pendidikan di wilayah tersebut mengajukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ke Dinas Pendidikan. Diketahui, sudah ada 273 satuan pendidikan yang mengajukan keringanan proses belajar.

Dari jumlah tersebut, 200 di antaranya meminta PJJ dan sisanya meminta pengunduran jam pelajaran. “Saat ini sudah ada 273 satuan pendidikan yang mengajukan keringanan, baik yang mau PJJ mau pengunduran jam Pelajaran,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Banjar, Liana Penny, Senin (31/08/2026).

Baca juga: Disdikbud Kalsel Buka Opsi Belajar dari Rumah, Begini Imbauannya!

Selama kabut asap, satuan pendidikan pun diberikan keleluasaan untuk menentukan apakah memilih PJJ atau mengundur jam masuk sekolah. “Satuan pendidikan itu memang diperkenankan untuk melaksanakan PJJ pada daerah yang terdampak kabut asap,” tambah Liana.

Lebih lanjut, ia mengatakan terdapat 4 kecamatan yang paling parah terdampak kabut asap, yakni Kecamatan Gambut, Cintapuri, Kertak Hanyar, dan Sungai Tabuk. “Nah di wilayah itu lebih banyak sekolah yang mengajukan PJJ,” jelas Liana.

Meski demikian, ia mengungkapkan masih ada sejumlah sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). “Itu mungkin ada keinginan dari komite sekolah. Tapi kalau memang kabut asap lebih baik PJJ saja,” pungkas Liana.

(kompas.com)

[post-views]
Selaras