Banjarmasin, mu4.co.id – Masjid Al Jihad Banjarmasin menggelar Shalat Idul Adha 1447 H yang dilaksanakan di Halaman Samping Masjid, pada Rabu (27/05/2026) atau bertepatan 10 Dzulhijjah 1447 H pukul 07.15 WITA.
Ribuan jemaah pun memadati Masjid dari lantai 1, 2 dan 3 dalam Masjid hingga ke halaman parkir Masjid. Adapun yang bertindak sebagai Imam yaitu H. Muhammad Azhar Fithri dan Khatib adalah Prof. Dr. H. Sukarni & dengan mengangkat tema “Ibadah Kurban: Latihan Keikhlasan”.
Dalam khutbahnya Prof. Dr. H. Sukarni menegaskan bahwa syaitan selalu berupaya menghalangi manusia dari ibadah dan merusak amal dengan riya, ujub, kesombongan, serta keinginan dipuji. Dalam khutbah itu dijelaskan bahwa manusia dapat disesatkan melalui harta, jabatan, syahwat, bahkan amal ibadah, tetapi hamba yang ikhlas diakui sulit ditaklukkan oleh syaitan.
Hal tersebut ditegaskan melalui firman Allah Swt. dalam QS. Shad ayat 82–83:
قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ ٨٢
إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ ٱلْمُخْلَصِينَ ٨٣
Artinya: “Iblis berkata: ‘Demi kemuliaan-Mu, sungguh aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.” (QS. Shad: 82–83)
Baca juga: Khutbah Idul Adha 1447 H, Ustaz Prof. Dr.H. Sukarni, M.Ag di Halaman Masjid Al Jihad Banjarmasin

Keikhlasan disebut sebagai benteng yang menjaga hati manusia dari godaan syaitan. Orang yang ikhlas digambarkan tidak hidup demi pujian manusia, melainkan hanya mengharap ridha Allah. Dalam khutbah itu juga disampaikan bahwa Nabi Ibrahim AS berhasil melewati ujian berat karena keikhlasan imannya ketika perintah Allah dilaksanakan dengan penuh kepasrahan.
Jamaah diingatkan bahwa pada Idul Adha bukan hanya hewan kurban yang disembelih, tetapi juga penyakit hati seperti riya, sombong, dan cinta pujian yang harus disingkirkan. Para ulama salaf disebut memandang bahwa menjaga keikhlasan lebih sulit daripada memperbanyak amal karena hati manusia mudah berubah.
“Marilah Idul Adha ini menjadi momentum untuk membersihkan hati kita. Mari belajar menjadi hamba yang ikhlas: ikhlas dalam ibadah, ikhlas dalam pengabdian, ikhlas dalam memberi, dan ikhlas dalam menerima ketentuan Allah. Semoga Allah menerima kurban kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mukhlis,” ujar Prof. Dr. H. Sukarni menutup khutbahnya.

Sebelum pelaksanaan Shalat Id dimulai, panitia turut menyampaikan jumlah hewan kurban yang akan disembelih tahun ini. Di Masjid Al Jihad tercatat sebanyak 105 ekor sapi dan 7 ekor kambing akan disembelih pada besok hari, Kamis (28/05/2026).
Sementara itu, di Sekolah Dasar Muhammadiyah 8 dan 10 tercatat sebanyak 5 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang akan disembelih pada Jumat (29/05/2026). Adapun di SMP Muhammadiyah 3 disiapkan 2 ekor sapi untuk penyembelihan pada Jumat (29/05/2026), sedangkan SMK Muhammadiyah 2 menyiapkan 1 ekor sapi yang akan disembelih pada Kamis (28/05/2026).
Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banjarmasin 4 bersama ta’mir masjid dan panitia ibadah kurban turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para jemaah serta warga yang hadir dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun ini.
Pelaksanaan Shalat Id pun dapat disaksikan kembali lewat Live Streaming Al Jihad TV, serta lewat Radio Suara Al Jihad Banjarmasin FM 105.1 Mhz.















