Media Utama Terpercaya

2 Agustus 2026, 12:45
Search

Ramai Mal Jakarta Dipasang Pagar Tinggi, Ada Apa? DPRD dan Gubernur Kompak Minta Pengelola Jangan Berlebihan

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Pagar mal
Ramai Mal Jakarta Dipasang Pagar Tinggi [Foto: harianjogja]

Jakarta, mu4.co.id – Akhir-akhir ini sejumlah pusat perbelanjaan (mal) dipasang pagar tinggi, seperti Mal Kota Kasablanka (Jakarta Selatan), Blok M Plaza (Jakarta), Mal Pakuwon (Bekasi) serta beberapa titik di Surabaya.

Maraknya pemasangan pagar dengan tinggi sekitar 2,5 meter di sejumlah pusat perbelanjaan di Ibu Kota mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi dan DPRD DKI Jakarta. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani, mengajak seluruh pihak untuk menjaga keamanan tanpa harus mengorbankan estetika dan kenyamanan publik.

Rani menilai langkah pengamanan sebaiknya dilakukan secara proporsional berdasarkan kajian risiko yang objektif, bukan karena kekhawatiran berlebihan.

“Saya juga sependapat dengan Pak Gub bahwa aspek keamanan harus tetap memperhatikan estetika kota, kenyamanan publik, dan tidak menimbulkan kesan seolah-olah Jakarta berada dalam kondisi yang tidak aman. Jakarta harus tetap menjadi kota yang terbuka, ramah, dan nyaman bagi masyarakat,” ucap Rani kepada wartawan, dikutip dari detik.com, Ahad (2/8/2026).

Baca juga: Transmart Malang Dikelola Universitas Brawijaya, Disulap Jadi Pusat Perbelanjaan Berbasis Pendidikan

“Yang terpenting adalah membangun rasa aman yang nyata melalui penguatan koordinasi antara pengelola kawasan, aparat keamanan, dan pemerintah daerah, bukan hanya melalui pemasangan pagar fisik yang berlebihan,” sambung Rani.

Ia menduga fenomena ini terjadi karena meningkatnya faktor kehati-hatian pengelola kawasan terhadap potensi gangguan ketertiban.

“Menurut saya, pemasangan pagar tinggi tersebut kemungkinan dipicu oleh meningkatnya kehati-hatian dan kekhawatiran dari pengelola mal terhadap potensi gangguan keamanan maupun ketertiban,” ujarnya.

“Bisa jadi ada faktor antisipasi terhadap aksi massa, vandalisme, atau risiko lainnya yang dianggap dapat mengganggu operasional pusat perbelanjaan,” katanya.

“Maka mari kita jaga bersama,” imbuhnya.

Baca juga: Dulu Dilarang Jual Barang Mahal, Begini Sejarah dan Filosofi Mal Pertama Indonesia Sarinah 

Pemprov DKI Akan Tertibkan Pagar Berlebihan

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan akan segera mengambil tindakan penertiban. Menurutnya, pemandangan pagar yang terlalu tinggi justru dapat memunculkan persepsi negatif mengenai situasi keamanan di Jakarta.

“Saya mengikuti dengan saksama adanya pemasangan pagar-pagar di beberapa tempat yang kemudian menjadi sangat tinggi sekali. Secara pribadi, sebagai Gubernur Jakarta, tentunya saya tetap berkeinginan, bagaimanapun, Jakarta itu aman dan nyaman,” kata Pramono di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).

“Termasuk pemilik mal, properti, perkantoran, dan sebagainya tidak perlu kemudian harus memasang pagar yang berlebihan. Dan saya akan segera mengoordinasikan untuk menertibkan itu,” ujarnya.

[post-views]
Selaras