Media Utama Terpercaya

19 Agustus 2026, 22:05
Search

Profile Susanah, Tukang Kupas Bawang dengan Upah Rp700 Ribu Per Kilogram. Cek Faktanya!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Suasana rumah Susanah
Suasana rumah Susanah. [Foto: Kompas, Bogor Today]

Bogor, mu4.co.id – Susanah (38), warga Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, menjadi perhatian setelah namanya disebut Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD, Jum’at (14/8).

Saat itu, Prabowo memperkenalkan Susanah sebagai buruh harian pengupas bawang dengan upah sekitar Rp700.000 per kilogram, sekaligus penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.

“Hadir bersama kita Ibu Susanah dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian mengupas bawang dengan upah sekitar Rp700.000 per kilogram. Program Keluarga Harapan dan Program Sembako membantu menjaga pendidikan anak-anaknya,” ujar Prabowo saat itu, dikutip dari Kompas, Rabu (19/8).

Namun, keluarga Susanah kemudian meluruskan informasi tersebut. Susanah disebut bukan pengupas bawang, melainkan penjahit kain lap majun dengan upah Rp700 per kilogram serta bekerja sebagai petugas ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: Prabowo Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air Bersih, Dorong Manfaatkan untuk Warga

Susanah tinggal bersama keluarganya di rumah sederhana di kawasan padat penduduk Cileungsi. Menurut penelusuran TribunNews Bogor, rumah tersebut berada di Jalan Klapanunggal, meski secara administratif masih termasuk Kecamatan Cileungsi.

Kediaman Susanah berada cukup jauh dari Cibinong, pusat pemerintahan Kabupaten Bogor, dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Meski berada di permukiman padat, rumah tersebut relatif mudah ditemukan.

Rumah Susanah berukuran sederhana dengan kanopi kayu di bagian depan. Sejumlah kain majun terlihat di lantai dan mesin jahit berada di depan rumah. Aktivitas keluarga juga tampak berkaitan dengan pekerjaan menjahit, seperti mengoperasikan mesin jahit dan merapikan kain.

Susanah tinggal bersama suami dan tiga anaknya di rumah sederhana di tengah permukiman warga. Suaminya sehari-hari bekerja sebagai buruh dan kuli bangunan. Anak sulungnya telah menyelesaikan pendidikan, sementara dua lainnya masih bersekolah.

Gaji asli Susanah Rp14.000/hari

Wina, kakak ipar Susanah, menjelaskan bahwa Susanah bekerja sebagai penjahit kain lap majun dengan upah Rp700 per kilogram. Dalam sehari, Susanah mampu menjahit sekitar 20 kg kain lap sehingga memperoleh penghasilan sekitar Rp14.000 per hari.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih di Sejumlah Daerah Tutup Serentak, Pengelola Soroti Kontrak dan Upah

Kain majun sendiri merupakan sisa potongan kain dari industri garmen dan konveksi yang dimanfaatkan kembali menjadi kain lap. Biasanya, kain ini digunakan di bengkel, pabrik, maupun proyek konstruksi untuk membersihkan oli, minyak, debu, dan berbagai jenis cairan.

“Itu tidak benar (gajinya Rp700 ribu perkilogram bawang). Ibu Susanah itu bekerja di MBG dan juga penjahit lap majun dengan harga Rp700 perkilo. Itu tidak benar kalau dia bekerja mengupas bawang dengan harga Rp700 ribu perkilo,” ungkap Wina.

Selain menjahit kain lap majun sebagai pekerjaan utama, Susanah juga bekerja sebagai petugas ompreng program MBG di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bojong. Susanah telah bekerja di SPPG tersebut selama sekitar tujuh bulan.

(Kompas)

[post-views]
Selaras