Jombang, mu4.co.id – Pemerintah telah menutup 290 BUMN dan menghemat anggaran hingga Rp50 triliun. Presiden Prabowo mengatakan pemerintah menargetkan penutupan 700 BUMN tahun ini, dengan potensi penghematan mencapai Rp200 triliun hingga Rp300 triliun per tahun. Hal itu disampaikannya saat penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8).
“Dengan 290 BUMN kita telah menghemat Rp50 triliun. Rp50 triliun. Dan pemerintah yang saya pimpin, Desember 31, 2026, kami akan menutup lagi paling sedikit 700 lagi yang akan, kami akan tutup,” ujar Prabowo dikutip dari Kompas, Kamis (3/9).
Baca Juga: DPR Desak Danantara Evaluasi Semua BUMN, Temuan di PT Pos Indonesia Jadi Alarm
Prabowo mengatakan pengurangan jumlah BUMN nantinya menyisakan sekitar 250 perusahaan dan ditargetkan menghemat hingga Rp100 triliun per tahun dari biaya operasional, termasuk gaji direksi dan komisaris.
Ia menyebut total penghematan pemerintah di berbagai sektor bahkan mendekati Rp300 triliun per tahun, yang akan dialokasikan lebih banyak untuk masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengungkap pemerintah menolak tawaran pinjaman dari IMF karena ingin mengurangi ketergantungan pada utang. Menurutnya, Indonesia terbuka terhadap investasi, tetapi jika harus meminjam, pemerintah akan memilih pinjaman dengan bunga serendah mungkin.
(Kompas)












