Banjarmasin, mu4.co.id – Liam Otmar Irvan Oetoehganal, Pesepak bola keturunan Indonesia asal Desa Sungkai, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan di kontrak ke klub Sparta Rotterdam, Eradivisie Belanda selama tiga tahun.
Berdasarkan unggahan instagram Liam yang dikutip Selasa (25/11) , gelandang 21 tahun itu menandatangani kontrak profesional hingga pertengahan 2027 dengan opsi satu tahun tambahan.
“Senang dan bersyukur bisa menandatangani kontrak dengan klub indah ini,” tulis Liam dalam unggahan instagram pribadinya @I.oetoehganal, Selasa (25/11).
Diketahui, Sparta Rotterdam hingga pekan ke-12 memiliki 16 poin dan menempati peringkat 11 klasemen sementara Eradivisie Liga Belanda.
Baca juga: Mantan Pesepakbola Jota Pilih Mualaf, Ini Alasannya!
Sebelumnya, tiga bulan yang lalu Liam ditempatkan di tim U-21 dan sekarang dikontrak secara profesional. Sedangkan pada musim lalu ia membela Excelsior Rotterdam U-21.
Pemain dengan wajah asli orang Banjar ini memiliki fleksibiktas tinggi. Posisi utamanya adalah gelandang tengah (CMF), tapi ia juga bisa bermain sebagai gelandang bertahan (DMF), bek kanan (RB), dan bek kiri (LB). Ini menunjukkan kemampuan adaptasi dan pemahaman taktik yang baik, serta stamina dan kecepatan yang mumpuni untuk menutup berbagai area lapangan.
Dirinya dianggap sebagai calon pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia, dan memiliki keinginan untuk membela Timnas Indonesia. Dengan kemampuan seperti itu harapannya PSSI melirik dan meminta bergabung dengan Timnas Indonesia.
Pemain kewarganegaraan Belanda dan Suriname pernah bergabung dengan Excelsior (U-21) dan Beerschot (U-23). Ia pernah bermain di Feyenoord Youth. Pada saat masih di Feyenoord tahun 2019 silam, ia pernah dipanggil ke tim U-16 De Oranje. Liam pernah bergabung dengan Beerschot VA pada 1 Agustus 2023 dan berakhir Agustus 2024 lalu. Liam juga membawa klub Beerscho Proximus League di kompetesi kasta kedua Liga Belanda.
Baca juga: Jika Cristiano Ronaldo Pesepakbola Termahal di Dunia Keluarkan Zakat, Berapa Besarnya?
Liam Otmar Irvan Oetoehganal lahir di Nijmegen, Belanda, pada 4 Mei 2004. Dilihat dari namanya tidak asing di telinga orang Banjar. Cuman penulisannya saja dalam ejaan lama yakni Oetoeh yang ejaan sekarang menjadi utuh.
Kata utuh sendiri dalam Bahasa Banjar memiliki arti anak kesayangan untuk anak laki-laki orang Banjar. Sedangkan kata ganal dalam bahasa banjar artinya besar.
Oetoehganal memiliki wajah dan postur tubuh mirip orang Banjar, karena nenek dari pihak ayahnya berasal dari Desa Sungkai, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sedangkan ibunya memiliki keturunan Jawa dan Suriname.
(kalimantanpost.com)















