Media Utama Terpercaya

1 Januari 2026, 20:36
Search

Perkuat Pelayanan Jemaah, Calon Petugas Haji 2026 Akan Masuk Barak Jalani Diklat Semi-Militer

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Calon Petugas Haji 2026 Akan Masuk Barak Jalani Diklat Semi-Militer
Calon Petugas Haji 2026 Akan Masuk Barak Jalani Diklat Semi-Militer [Foto: haji.go.id]

Jakarta, mu4.co.id – Calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M bakal mengikuti pola pendidikan dan latihan (Diklat) secara intensif dengan pendekatan semi-militer, layaknya “masuk barak”.

Melalui langkah itu Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan komitmennya untuk menyiapkan petugas haji yang tangguh secara fisik, matang secara mental, disiplin, serta fokus pada pelayanan dan perlindungan Jemaah. Pelatihan pun dirancang dengan melibatkan lintas sektor, mulai dari TNI, Polri, hingga tenaga kesehatan.

Dalam agenda presentasi di hadapan Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Anggota Tim Kelompok Kerja (Pokja) Diklat PPIH 1447 H/2026 M, Letkol Arm Tulus Widodo menjelaskan bahwa pelatihan akan dititikberatkan pada pembinaan jasmani sebagai faktor utama penunjang pelaksanaan tugas petugas haji, dengan kesehatan sebagai aspek paling fundamental.

“Faktor utama dalam mendukung pelaksanaan tugas PPIH adalah kesehatan. Karena itu, kegiatan Binjas kami susun secara terprogram dan terarah sesuai arahan Bapak Menteri,” terangnya, dilansir dari laman resmi haji.go.id, Selasa (30/12/2025).

Baca juga: Rekrutmen Petugas Haji 2026 Dibuka November dan Akan Masuk Barak, Ini Materi yang Harus Dikuasai!

Sementara itu, Direktur Bina Petugas Haji Reguler, Chandra Sulistio Reksoprodjo, menambahkan bahwa kesiapan fisik juga menjadi perhatian utama dalam Diklat PPIH tahun ini.

“Selain mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang, petugas haji harus memiliki kesiapan fisik yang memadai. Tanpa fisik yang kuat, petugas akan kesulitan menghadapi berbagai persoalan di lapangan,” sebutnya.

Di samping itu, ia menilai bahwa Diklat PPIH tahun ini tidak hanya menekankan aspek fisik, tetapi juga memperkuat pengetahuan, kesiapsiagaan, serta mitigasi risiko yang berpotensi dihadapi selama operasional haji. Selain itu dirinya juga menyebut pentingnya disiplin yang dibangun dalam Diklat PPIH yakni sepenuhnya berorientasi pada pelayanan.

“Disiplin di sini adalah disiplin untuk melayani jemaah haji. Petugas harus benar-benar memahami tujuan utama mereka bertugas pada musim haji 1447 H/2026 M, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah,” pungkasnya.

Dengan konsep diklat “barak” dan pendekatan semi-militer tersebut, penyelenggaraan ibadah haji di tahun depan pun diharapkan dapat berjalan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

[post-views]
Selaras