Media Utama Terpercaya

19 September 2026, 08:25
Search

Penyelam TNI AL Berhasil Masuk Kapal di Dasar Laut, Tiga Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Evakuasi tiga jenazah korban KM Virgo Transport 8
Evakuasi tiga jenazah korban KM Virgo Transport 8. [Foto: Istimewa, TNI AL]

Banjarmasin, mu4.co.id – Tim penyelam TNI AL yang berada di KRI I Gusti Ngurah Rai-332 berhasil mengevakuasi tiga jenazah korban KM Virgo Transport 8 pada hari keenam operasi pencarian, Jum’at (18/9). Ketiga korban ditemukan di dalam badan kapal yang berada di dasar laut. 

Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, mengatakan korban pertama yang dievakuasi merupakan seorang laki-laki. Korban diangkat dari kedalaman sekitar 24 meter pada pukul 12.28 waktu setempat.

”Rekan penyelam TNI AL yang onboard di KRI I Gusti Ngurah Rai tadi siang pada pukul 12.28 berhasil mengevakuasi satu korban jenis kelamin laki-laki dari body kapal KM Virgo di kedalaman 24 meter,” ungkap Yudhi dalam konferensi pers, dikutip dari Tilik Banua, Sabtu (19/9).

Baca Juga: Pencarian Korban KM Virgo Transport 8 Terus Bergeser, Basarnas: Sesuai Standar Internasional

Selang 42 menit, pukul 13.10 waktu setempat, tim kembali mengevakuasi dua korban lainnya dari kedalaman sekitar 24 meter. Dengan demikian, tiga korban yang terdiri dari 1 laki-laki dewasa, 1 anak laki-laki dan 1 perempuan dewasa berhasil diangkat.

Sebelumnya, tim sempat kesulitan akibat gelombang dan arus deras. Namun, proses penyelaman kembali dapat dilakukan oleh Tim penyelam Kopaska dan Koppeba hingga akhirnya berhasil masuk ke dalam kapal setelah memecahkan kaca jendela untuk membuka akses menuju bagian dalam. Dari penyelaman tersebut, tiga jenazah korban berhasil dievakuasi.

Baca Juga: Korban Kecelakaan KM Virgo Transport 8 Ditemukan Selamat Setelah Terbawa Arus Hingga Ke Perairan Makassar!

Ketiga jenazah kemudian dipindahkan dari KRI I Gusti Ngurah Rai-332 ke KN SAR Kamajaya untuk dibawa ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, dan bersandar pukul 23.30 WITA.

Terkait identitas korban, Basarnas menyebut penetapan nama resmi dilakukan tim DVI Polri melalui pencocokan data ante mortem dan post mortem.

(Tilik Banua, TNI AL)

[post-views]
Selaras