
Banjarmasin, mu4.co.id – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan Masa Khidmah 2026–2031 resmi dikukuhkan oleh Wakil Ketua Umum MUI Pusat K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., S.Ag., M.A., Ph.D., di Mahligai Pancasila, Selasa (21/04/2026) malam.
Proses pengukuhan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman, M.A.B, serta sejumlah tokoh penting, termasuk Rektor Universitas Islam Negeri Antasari Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd. yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Muhdi, M.Ag.
Pengukuhan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor: Kep-19/DP-MUI/II/2026 yang ditetapkan di Jakarta, yang mana kepengurusan baru ini dipimpin oleh K.H. Ahmad Syairazi, S.M. sebagai Ketua Umum dan Dr. H. Nasrullah AR., S.Pd.I., S.H., M.H. sebagai Sekretaris Umum.
Kegiatan itupun diapresiasi oleh Dr. Muhdi mewakili UIN Antasari. Ia menyampaikan apresiasi atas hadirnya kepengurusan baru ini. “Kita bersyukur pada malam hari ini telah dilaksanakan pengukuhan pengurus baru, yang tentu ini merupakan momentum yang luar biasa dalam rangka kontribusi MUI di Kalimantan Selatan,” ujarnya, dilansir dari laman uin-antasari.ac.id.
Baca juga: Tak Perlu ke Arab, Muhammadiyah Dorong Penyembelihan Dam Haji di Indonesia
“Kalau tidak ada sokongan dari pemerintah, tentunya pergerakan ini akan terkendala. Oleh karena itu, penting sekali adanya kebersamaan ulama dengan umara dalam rangka membangun umat ini. Bahkan bukan saja membangun umat Islam, tapi juga untuk kepentingan pembangunan kita di Kalimantan Selatan,” sambungnya.
Lebih lanjut, Wakil Rektor itu juga menyampaikan, bahwa sosok Ketua Umum MUI Kalsel yang baru merupakan salah satu tokoh karismatik yang memiliki rekam jejak intelektual keagamaan yang kuat. Menurutnya, keilmuan K.H. Ahmad Syairazi bersambung hingga ke Rasulullah Saw, dan merupakan keturunan dari ulama besar Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari.
Diketahui, MUI Kalsel telah membentuk 18 komisi khusus yang akan menangani beragam bidang, di antaranya Komisi Fatwa, Dakwah, Pendidikan, Kesehatan, hingga Komisi Filantropi.
“MUI dan UIN Antasari itu sangat penting untuk selalu bersinergi, kenapa? Karena visi daripada UIN Antasari juga tentunya terkait dengan visi MUI. Nanti kita bersinergi dengan UIN Antasari, dengan mahasiswanya, dengan dosen-dosennya, mudah-mudahan bisa saling memperkuat, bisa lebih maju lagi, lebih sukses lagi, insyaAllah,” tutur K.H. Ahmad Syairazi.






![Dinas ESDM Kalsel tindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK. [Foto: Media Center Provinsi Kalimantan Selatan]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/04/4c3659d4-e89f-44f4-904e-a899b492b755-715x400-1-300x168.jpeg)


![Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik [HKP] Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/04/01KPR5TGY8KWM2CJB1JCPPS9A4-300x194.jpeg)





