Media Utama Terpercaya

5 November 2026, 17:55
Search

Pascapenetapan Listyo Sigit sebagai Tersangka, 20.980 Personel TNI AL Disiapkan Amankan Jakarta

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
TNI AL
Puluhan Ribu Personel TNI AL Disiapkan Amankan Jakarta [Foto: TNI AL]

Jakarta, mu4.co.id – Surat rencana pengerahan dan penyiagaan 20.980 personel TNI Angkatan Laut di wilayah DKI Jakarta beredar di tengah situasi pascapenetapan Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka.

Rencana pengerahan tersebut merujuk pada Surat Telegram Panglima TNI Nomor STR/96/2026 tertanggal 2 November 2026 tentang pengerahan pasukan pengamanan situasi dan kondisi keamanan. Dokumen tersebut memuat skema penebalan pengamanan dalam empat tahap untuk mengantisipasi perkembangan situasi keamanan di ibu kota.

Surat yang ditujukan kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Wakil Kasal, Pangkoarmada RI, Pangkormar, Danpushidrosal, serta Asisten Operasi Panglima TNI itu mencantumkan pengerahan pasukan dari berbagai satuan TNI AL, baik yang berada di Jakarta maupun dari luar daerah.

Rencana tersebut menjadi sorotan karena jumlah personel yang disiapkan mencapai hampir 21 ribu orang. Kekuatan itu mencakup pasukan yang telah digerakkan, personel yang dijadwalkan masuk Jakarta, hingga belasan ribu prajurit yang masih berstatus siaga menunggu perintah pergerakan.

Baca juga: Kapolda Kalsel Raih Penghargaan Kapolri, Terbaik Kelola Aset Polri

Dalam dokumen itu, tahap pertama pengerahan dimulai pada 2 November 2026 dengan melibatkan 2.100 personel dari satuan yang sudah berada di wilayah Jakarta. Selanjutnya, tahap kedua melibatkan 3.500 personel dari satuan luar Jakarta. Sebagian pasukan direncanakan diberangkatkan menggunakan KRI Makassar dan KRI dr. Soeharso pada 3–4 November 2026. Personel berasal dari Koarmada II, Kodaeral V, Pasmar 2, Satlinlamil 2, serta sejumlah satuan dan pangkalan TNI AL lainnya.

Tahap ketiga mencakup 2.240 personel yang digeser melalui jalur darat menggunakan bus dan truk. Mereka berasal dari Koarmada II, Pasmar 2, Puspenerbal, AAL, Kodiklatal, serta sejumlah pangkalan TNI AL di berbagai daerah. Bagian yang paling besar dalam rencana tersebut adalah tahap keempat. Sebanyak 13.140 personel dari satuan TNI AL di wilayah Jakarta disiapkan dalam posisi siaga dan menunggu perintah pergerakan.

Kekuatan itu meliputi 4.430 personel Mabesal di Cilangkap dan 4.410 personel Korps Marinir di wilayah Jakarta. Sisanya berasal dari Koarmada RI, Koarmada I, Pushidrosal, Kodaeral III, Puspomal, Kolinlamil, Seskoal, Lanudal Jakarta, RSAL Dr. Mintohardjo, dan Ladokgi REM. Jika seluruh tahapan dijalankan sesuai rencana, total kekuatan yang tercantum dalam dokumen mencapai 20.980 personel.

Dokumen tersebut juga merinci kebutuhan anggaran pergeseran personel non-Marinir sebesar Rp520,5 juta. Dana itu dialokasikan untuk uang makan personel yang diberangkatkan melalui jalur laut dan darat serta penyewaan 15 bus rute Surabaya-Jakarta.

(aktual.com)

[post-views]
Selaras