Media Berkemajuan

16 Juli 2024, 14:59

Menko PMK Bolehkan Mahasiswa Bayar Kuliah Pakai Pinjol, Ini Katanya!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan [PMK], Muhadjir Effendy [Foto: menpan.go.id]

Jakarta, mu4.co.id – Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy mendukung wacana student loan atau pinjaman online (pinjol) kepada mahasiswa yang tidak mampu untuk membayar uang kuliah di tengah polemik mahalnya biaya kuliah (UKT) perguruan tinggi.

Hal tersebut merupakan respon dari dorongan DPR RI kepada Kemendikbudristek RI yang menggaet BUMN terkait upaya pemberian bantuan dana biaya kuliah untuk membantu mahasiswa meringankan pembayaran. “Pokoknya semua inisiatif baik untuk membantu kesulitan mahasiswa harus kita dukung gitu termasuk pinjol,” kata Muhadjir di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (02/07/2024).

“Asal itu resmi dan bisa dipertanggungjawabkan, transparan dan dipastikan tidak akan merugikan mahasiswa, kenapa tidak?” sambungnya.

Baca juga: Menko PMK Usahakan Daging Kurban Jemaah Haji Bisa Dibawa ke Indonesia, Ini Alasannya!

Lebih lanjut menurut Muhadjir, sistem pinjol kerap disalahartikan sebagai sistem yang negatif. Persepsi itu muncul karena banyaknya penipuan atau pihak yang memanfaatkan pinjol demi keuntungan pribadi. Ia mengatakan jika terjadi penipuan, maka hal tersebut merupakan kesalahan pengguna. “Pinjol itu sebetulnya kan sistemnya aja kemudian terjadi fraud terjadi penyalahgunaan itu orangnya,” jelasnya.

Di sisi lain, Muhadjir juga merespons terkait sejumlah opini yang menilai penggunaan pinjol sebagai bentuk komersialisasi pendidikan adalah tidak tepat. Ia mencontohkan praktik kampus terkemuka di Jakarta yang menggunakan pinjol untuk membantu para mahasiswa.

“(Komersialisasi pendidikan) Itu soal penilaian kan bisa macam-macam, wong kemarin saya bilang korban judi online bisa diberi Bansos bisa ditafsirkan penjudi dapat Bansos kok, itu penilaian yang menyesatkan saja. Buktinya itu ada kampus bagus di DKI kan sudah kerjasama untuk memberikan bantuan mahasiswa melalui pinjol kan,” sambungnya.

Selain itu, dirinya bahkan mengatakan telah ada 83 perguruan tinggi yang menggunakan pinjol. “Sudah jalan ini. Kalau tidak salah, ada 83 perguruan tinggi yang sekarang sudah menggunakan pinjol ini untuk membantu pembiayaan mahasiswa,” sebutnya.
(cnnindonesia.com, tempo.co, kompas.com)

[post-views]
Selaras