Banjarmasin, mu4.co.id – Personel Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyatakan telah melaksanakan 107 operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan sepanjang tahun ini hingga 16 Juli 2026.
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut Thomas Nifinluri mengatakan, total lahan yang berhasil ditangani mencapai 321,04 hektare.
“Total luas areal yang berhasil ditangani mencapai 321,04 hektare,” ungkap Thomas dikutip dari Antara, Ahad (19/7).
Pada Kamis (16/7), tim juga melakukan pemadaman di Kabupaten Tanah Bumbu dan Banjarbaru, serta memeriksa titik api di Kabupaten Tanah Laut dan Kotabaru.
Baca Juga: Antisipasi Karhutla, BPBD Banjarmasin Fokus Pantau Wilayah Rawan Karhutla
Thomas mengatakan Kemenhut terus memperkuat personel, sarana dan prasarana, serta upaya pencegahan dan pemadaman karhutla di daerah rawan.
Sebanyak 180 personel Manggala Agni disiagakan di tiga Daerah Operasional (Daops), yakni Tanah Bumbu, Banjarbaru, dan Tanah Laut, untuk melakukan patroli rutin, pemantauan titik panas, pemadaman dini, serta edukasi kepada masyarakat.
Thomas juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran kepada pihak berwenang.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Kalsel telah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla yang berlaku mulai 6 Juli hingga 31 Oktober 2026.
(Antara Kalsel)
![Peninjauan Instalasi Pengolahan Air [IPA] Mekarsari di Kabupaten Barito Kuala](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/07/IMG_1628-300x200.jpeg)












