Media Utama Terpercaya

22 Juli 2026, 22:07
Search

Langkah Spektakuler Go International: Yayasan Al Mazaya Pelita Asia Jalin Kerja Sama Dengan IHES: Manhaj Rabbani Malaysia untuk Transformasi Pendidikan Islam Holistik

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Yayasan Al Mazaya
Yayasan Al Mazaya Pelita Asia Jalin Kerja Sama Dengan IHES Manhaj Rabbani Malaysia {Foto: mu4.co.id]

Kuala Lumpur, mu4.co.id — Yayasan Al Mazaya Pelita Asia kembali membuat gebrakan besar dalam dunia pendidikan Islam. Berlokasi di Kuala Lumpur, Malaysia, Yayasan Al Mazaya Pelita Asia secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama dengan pengembang Integrated Holistic Education System (IHES): Manhaj Rabbani Malaysia pada Rabu sore (22/7/2026).

Momen bersejarah ini disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi Yayasan Al Mazaya Pelita Asia, yakni Pembina Yayasan H. Taufik Hidayat dan Ketua Yayasan Sri Erliani, serta jajaran pimpinan institusi dari kedua belah pihak.

Integrated Holistic Education System (IHES) Manhaj Rabbani merupakan sebuah sistem pendidikan Islam terpadu, holistik, dan berkelanjutan yang digagas serta dikembangkan oleh pakar pendidikan Malaysia, Prof. Dr. Hasni bin Mohammed. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam Rabbani dengan tata kelola kelembagaan modern, kurikulum terintegrasi, serta pengembangan karakter peserta didik dan kompetensi pendidik.

Baca juga: Pertama di Indonesia, Al Mazaya Islamic School Teken MoU Sister School dengan MITA International Science School Tokyo!

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan secara langsung oleh pimpinan dari kedua belah pihak, yaitu Rizky Pratama Putra, B.IT (Hons) selaku Direktur Yayasan Al Mazaya Pelita Asia dan Prof. Dr. Hasni bin Mohammed sebagai Pemilik dan Pengembang IHES: Manhaj Rabbani.

Penandatanganan MoU antara Yayasan Al Mazaya Pelita Asia dengan IHES: Manhaj Rabbani Malaysia [Foto: mu4.co.id]

Kerja Sama Pengembangan dan Implementasi Sistem Pendidikan Islam Terpadu ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan, penguatan tata kelola kelembagaan, serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan Yayasan Al Mazaya Pelita Asia.

Kesepakatan kerja sama ini berlaku selama 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan (22 Juli 2026) dan dapat diperpanjang kembali atas kesepakatan kedua belah pihak.

Baca juga: Kolaborasi Internasional Dimulai, yoUCB dan INTI University Malaysia Sepakati MoU Pendidikan dan Riset

Poin-Poin Penting Isi MoU:

  1. Penyerahan Sistem Secara Wakaf Pendidikan: Salah satu poin terpenting dalam kerja sama ini adalah penyerahan sistem/aplikasi IHES: Manhaj Rabbani oleh Prof. Dr. Hasni bin Mohammed kepada Yayasan Al Mazaya Pelita Asia sebagai wakaf pendidikan.
  2. Kustomisasi (Penyesuaian Sistem): Sistem IHES akan disesuaikan (customization) dengan karakteristik, visi, misi, budaya, serta kebutuhan spesifik Yayasan Al Mazaya Pelita Asia.
  3. Ruang Lingkup Kerja Sama Luas: Meliputi implementasi sistem, pengembangan kurikulum, pelatihan dan peningkatan kompetensi guru/tenaga kependidikan, penanaman pendidikan karakter, penguatan tata kelola lembaga, hingga riset dan inovasi pendidikan.
  4. Pendampingan dan Pelatihan Berkelanjutan: IHES Manhaj Rabbani bertanggung jawab memberikan pelatihan, konsultasi, serta asistensi teknis kepada pimpinan, guru, dan staf Yayasan Al Mazaya selama masa implementasi.
  5. Tanpa Kewajiban Finansial Mengikat (Persiapan PKS): MoU ini bersifat landasan kerja sama awal tanpa menimbulkan beban finansial langsung, di mana detail teknis dan kegiatan spesifik akan diatur lebih terperinci dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau Memorandum of Agreement (MoA) selanjutnya.

Melalui kemitraan strategis lintas negara ini, Yayasan Al Mazaya Pelita Asia optimistis mampu membawa standar pendidikan Islam di lembaga mereka ke tingkat internasional, mencetak generasi berkarakter Rabbani, unggul dalam akademis, serta berdaya saing global.

Penandatanganan MoU antara Yayasan Al Mazaya Pelita Asia dengan IHES: Manhaj Rabbani Malaysia [Foto: mu4.co.id]

[post-views]
Selaras