Banjarmasin, mu4.co.id – Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin sekaligus Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Hj Neli Listiani, meminta Dinas Pendidikan rutin mengevaluasi kegiatan belajar mengajar di tengah kondisi kabut asap karhutla yang masih berubah-ubah. Ia menekankan agar kesehatan dan keselamatan siswa serta tenaga pendidik tetap menjadi prioritas saat kualitas udara memburuk.
“Kami meminta Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin terus mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran, mengingat kondisi kabut asap berubah-ubah setiap hari,” ungkap Hj Neli dikutip dari Kalimantan Post, Ahad (11/10).
Menurutnya, Disdik perlu memantau kualitas udara sebelum memutuskan pembelajaran tatap muka atau jarak jauh (PJJ), dengan tetap mengutamakan keselamatan siswa dan guru.
Baca Juga: Duka Guru Honorer Korban Asap Karhutla: Wali Kota Banjarmasin dan Bunda PAUD Santuni Anak Almarhumah
“Jika kondisi udara menunjukkan risiko yang membahayakan kesehatan, keselamatan anak-anak dan guru harus benar-benar diutamakan. Jangan sampai kegiatan pembelajaran justru membahayakan kesehatan mereka,” tuturnya.
Selain itu, ia juga mendukung program wajib belajar satu tahun prasekolah dan mendorong pemerintah daerah turut memastikan pelaksanaannya berjalan optimal.
Neli menekankan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap kesehatan siswa di tengah kabut asap serta pemerataan akses pendidikan sejak usia dini.
(Kalimantan Post)















