Media Utama Terpercaya

9 September 2026, 18:35
Search

Kolaborasi Muhammadiyah-NU, PT Mentari Prima Niaga Bangun Rumah Sakit di Surabaya

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
RSI Darus Syifa’
RSI Darus Syifa’. [Foto: Muhammadiyah]

Surabaya, mu4.co.id – PT Mentari Prima Niaga (MPN) berhasil menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Darus Syifa’ di Benowo, Surabaya. Proyek ini merupakan hasil kerja sama Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), dengan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Benowo mempercayakan pembangunan rumah sakit tersebut kepada PT MPN.

Direktur Utama PT MPN, Achmad Mirza, mengungkap proyek dikerjakan dari tahap awal hingga selesai dalam waktu sekitar 1,5 tahun. Ia menyebut pembangunan berjalan berkat komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pengurus MWCNU Benowo.

“Jadi ini begitu hangat. Hal ini juga mengandung pesan ‘sampaikanlah ilmu walau satu ayat’ dan kebetulan ilmu saya ada di dunia konstruksi. Maka saya sampaikan saat itu bahwa kita semua adalah saudara,” ungkap Mirza dikutip dari laman Muhammadiyah, Rabu (9/9).

Menurut Mirza, keterbukaan dalam pengelolaan anggaran, pengadaan material, dan proses pembangunan menjadi dasar PT MPN menerapkan prinsip clear and clean. Cara tersebut membantu meningkatkan efisiensi proyek, sehingga biaya pembangunan rumah sakit lebih hemat dari perkiraan awal.

Baca Juga: Sambut Kepengurusan Baru PBNU Hasil Muktamar Jombang, Muhammadiyah Siap Perkuat Kolaborasi demi Kemaslahatan Bangsa

“Mereka begitu puas, termasuk ibu-ibu yang dari NU itu menyampaikan terimakasihnya karena sudah diajari oleh tim MPN terkait pembukuan, proses pelaporan perpajakan, hingga penataan alur-alur proyek yang rapi,” kata Mirza.

Kerja sama tersebut menghasilkan RSI Darus Syifa’ yang berdiri di kawasan perbatasan Surabaya dan Gresik. Bagi PT MPN, proyek ini menunjukkan bahwa kolaborasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Serah terima gedung dilakukan pada Kamis, 3 September 2026. RSI Darus Syifa’ memiliki empat lantai dengan luas bangunan mencapai 7.525 meter persegi.

“Kami merasa satu bentuk dakwah kami di Muhammadiyah adalah melalui sektor konstruksi. Dalam pembangunan RSI Darus Syifa’, kami masuk dengan tenang dan disambut dengan baik tanpa sedikitpun menyinggung persoalan muamalah, ibadah dan sebagainya. Murni kami berjalan bersama, berkomunikasi dan saling berdiskusi,” jelasnya.

(Muhammadiyah)

[post-views]
Selaras