Media Utama Terpercaya

11 Juni 2026, 14:29
Search

Kenaikan Harga Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Pertamax Pindah ke Pertalite?

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Pengguna Pertamax Pindah ke Pertalite
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Kenaikan harga Pertamax mendorong sebagian pengguna mempertimbangkan beralih ke Pertalite yang lebih murah. Per 10 Juni 2026, harga Pertamax melonjak dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 hingga Rp17.000 per liter, sehingga selisih harga yang cukup besar membuat BBM beroktan lebih rendah tersebut menjadi alternatif bagi sebagian konsumen.

“Dengan tiba-tiba baru naik tadi malam, kaget sih saya sebagai karyawan swasta sebagai warga biasa yang di mana setiap hari menggunakan Pertamax jadi terpaksa harus pindah ke Pertalite karena mungkin harganya signifikan untuk kenaikannya,” ujar Arif, salah satu pengguna Pertamax yang berencana beralih ke Pertalite, dikutip dari detik oto, Kamis (11/6). 

Baca Juga: Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai Hari Ini. Cek Harga Terbarunya!

Sejumlah pengguna Pertamax mengaku mempertimbangkan beralih ke Pertalite setelah harga BBM tersebut naik. Namun, sebagian hanya akan menggunakan Pertalite sesekali dan tetap memilih Pertamax untuk menjaga performa kendaraan. 

Di sisi lain, ada pula pengguna yang tetap bertahan menggunakan Pertamax meski harganya melonjak, karena menilai kualitas oktannya lebih sesuai untuk kendaraan mereka.

“Nggak sih (beralih ke Pertalite) soalnya kan oktannya juga lebih jelek, jadi kaya masih tetap di Pertamax walaupun kaget juga sih BBM ini langsung naik begitu aja tanpa ada pemberitahuan apa-apa,” ujarnya.

Baca Juga: Campur Pertalite dan Pertamax Biar Irit, Aman atau Justru Merusak Mesin?

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM non subsidi dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan usaha, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” tulis Roberth dalam keterangan resminya.

(Detik oto)

[post-views]
Selaras