Media Utama Terpercaya

22 Mei 2026, 21:50
Search

Jemaah Haji Indonesia Akan Dialihkan ke Jamarat Lantai 3 Saat Lontar Jumrah

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Terowongan Muaisim menuju tempat melontar jamarat
Terowongan Muaisim menuju tempat melontar jamarat. [Foto: Citro Atmoko/MCH]

Arab Saudi, mu4.co.id – Pemerintah menerapkan skema baru bagi jemaah haji Indonesia saat lontar jumrah di Mina pada puncak haji 1447 H/2026 M. Jemaah yang menempati tenda Mina akan diarahkan menuju Jamarat lantai 3 untuk mengurangi kepadatan dan memperlancar arus pergerakan selama fase Armuzna. 

Kebijakan yang disiapkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi itu disebut sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan jemaah saat puncak ibadah haji.

“Bagi jemaah kita yang tinggal di tenda Mina, diprioritaskan melaksanakan lempar jumrah di lantai 3,” ujar Koordinator Bidang Satuan Operasi Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Satop Armuzna) sekaligus Pelindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Harun Arrasyid Usman, dikutip dari Islami, Jum’at (22/5).

Baca Juga: Berikut Ini Jadwal dan Skema Pergerakan Jemaah Haji RI di Armuzna 2026!

Harun Arrasyid Usman menjelaskan aturan ini khusus berlaku bagi jemaah Indonesia yang menginap di tenda Mina, bukan peserta skema tanazul. 

Jemaah akan diarahkan melalui terowongan Muaisim menuju Jamarat lantai 3 guna menjaga kelancaran arus dan menghindari pertemuan dengan rombongan lain. Setelah lontar jumrah, jemaah diminta tetap berada di lantai 3 dan mengikuti arahan petugas untuk kembali ke tenda atau menuju hotel. 

Skema tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan ekstrem saat fase lontar jumrah, dengan dukungan petugas di sejumlah titik strategis.

Baca Juga: Sebanyak 80 Ribu Jemaah Haji Indonesia Ikut Murur di Muzdalifah, Lansia dan Risti Jadi Prioritas

Selain rekayasa jalur, PPIH Arab Saudi juga menyiapkan Tim Khusus Mina yang terdiri dari petugas berpengalaman untuk membantu pelayanan, perlindungan, dan penanganan apabila terjadi kepadatan jemaah atau kondisi darurat di Arafah, Muzdalifah, Mina, hingga Jamarat selama fase Armuzna. 

Jemaah diimbau mematuhi arahan petugas serta menjaga kondisi fisik agar ibadah tetap aman dan nyaman. 

Pengaturan menuju Jamarat lantai 3 diharapkan mampu mengurangi risiko kepadatan sekaligus memperlancar arus mobilitas jemaah Indonesia saat puncak haji 2026.

[Foto: Media Kampung] 

(Islami)

[post-views]
Selaras