Media Berkemajuan

17 April 2024, 21:22

Hobi Kuliah, Pria Ini Kantongi 45 Gelar Akademik!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Welin Kusuma, Pria yang mengantongi 45 gelar akademik [Foto: liputan6.com]

Makasar, mu4.co.id – Welin Kusuma seorang pria asal Makassar, Sulawesi Selatan, yang memiliki hobi kuliah, baru-baru ini mengikuti wisuda yang ke-45 kalinya setelah ia menyelesaikan kuliah jurusan Ilmu Perpustakaan di Universitas Terbuka (UT) Surabaya.

Dan tahun depan, gelar analis keuangannya akan bertambah lagi, setelah ia menyelesaikan kuliah di Fakultas Ekonomi Manajemen di Universitas Terbuka.

Saat ini diketahui ia telah memiliki total 45 gelar akademik dari sejumlah universitas di Indonesia. Gelar yang dimilikinya beragam, mulai dari sarjana, magister hingga pendidikan profesi, sehingga ia meraih 2 rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) di bidang pendidikan.

MURI juga mencatat namanya atas rekor pengambilan Sistem Kredit Semester (SKS) terbanyak dalam satu semester, yaitu 111 SKS di 5 jurusan sekaligus. Selain itu, Welin juga tercatat sebagai alumnus UT dengan 6 gelar dari program studi berbeda di 3 fakultas.

Jika ditulis nama lengkapnya dengan gelar, kira-kira yaitu: Welin Kusuma, S.T, S.Sos, S.AP, S.E, S.H, S.S, S.Stat, S.Kom, S.Akt, S.Ikom, S.IP, M.T, M.Kn, M.SM, RFP-I, CPBD, CPPM, CFP, Aff.WM, QWP, CPHR, ICPM, CBA, AEPP, BPK, CMA, CPMA, CIBA, CBV, CERA, CSA, ACPA.

Baca juga: Kisah Inspiratif Khakam Wisudawan UNY Raih Lebih dari 170 Penghargaan

Ketertarikan Welin di dunia pendidikan berlangsung sejak belia. Baginya, kuliah bukanlah beban melainkan hobi. “Ilmu pengetahuan harus direbut, dikuasai, dan dipelajari, bukan ditunggu atau disikapi secara pasif. Dalam ungkapan lain: menjadi orang yang haus ilmu adalah sikap yang positif,” kata Welin seperti yang ditulis Zaenuddin HM dalam buku Raih 20 Gelar Dalam 13 Tahun (2013, halaman 14).

Cita-cita Welin kecil yaitu ingin menjadi seorang konsultan, Dia yang menghabiskan masa kecil dan remaja di Kendari, Sulawesi Tenggara, mengatakan, “Saya ingin mempelajari semua ilmu karena didorong kenginan menjadi konsultan. Ya, saya bercita-cita menjadi konsultan. Konsultan yang terintegrasi.”

“Dalam bayangan saya, seorang konsultan yang terintegrasi bisa memberikan pandangan dari banyak perspektif. Mulai hukum, ekonomi, hingga keuangan. Cita-cita menjadi konsultan yang terintegrasi itu sudah muncul sejak saya kecil,” tambahnya.

Sumber: nkripost.com

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!