Banjarmasin, mu4.co.id – Pada hari ke-20 SAR, Jum’at (2/10), pencarian korban KM Virgo Transport 8 dilanjutkan melalui penyisiran, termasuk di pesisir Kalimantan Tengah, dan menemukan dua jenazah tambahan di kawasan pesisir.
Sementara itu, penyelaman untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 dihentikan sementara setelah tim memaksimalkan pencarian di bagian kapal yang masih aman dimasuki.
Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, Bram Madya Temara, menegaskan penghentian sementara penyelaman bukan berarti metode bawah air dihentikan sepenuhnya. Keputusan diambil setelah penyelam telah menyisir sejumlah titik badan kapal.
“Untuk penyelaman sendiri itu bukan tidak jadi prioritas, namun sedang dievaluasi, karena penyelam sudah maksimal melakukan pencarian di spot-spot yang aman, jadi masih dievaluasi dahulu,” ungkap Bram dikutip dari Kaki News, Sabtu (3/10).
Bram menyebut tim penyelam selama dua hari terakhir telah menyisir bagian dalam kapal, termasuk lorong dan ruang parkir. Namun, tidak ada korban tambahan yang ditemukan.
Penyelaman dihentikan sementara karena bagian kapal yang lebih dalam dinilai berisiko bagi keselamatan penyelam. Tim kemudian ditarik ke Banjarmasin sambil menunggu evaluasi untuk menentukan kelanjutan pencarian bawah air.
Menurut data sementara, sebanyak 188 korban telah ditemukan, terdiri dari 108 orang selamat dan 80 meninggal dunia. Sementara 55 korban lainnya masih dalam pencarian dan 63 jenazah telah teridentifikasi.
Baca Juga: Operasi Salvage KM Virgo Segera Dilaksanakan, Asuransi Tunjuk Mitra dari Amerika dan Inggris
Sementara itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidokkes Polda Kalsel kembali mengidentifikasi 12 jenazah korban KM Virgo Transport 8 pada Jum’at (2/10), antara lain:
- Yudis Tri Kurniawan (20) – Laki-laki asal Sidoarjo, Jawa Timur
- Tigi Dadang Prayudi (30) – asal Surabaya, Jawa Timur
- Jarot Setiawan (50) – Laki-laki asal Blitar, Jawa Timur
- Sulisman (39) – asal Malang, Jawa Timur
- Kumaedi (45) – Laki-laki asal Kudus, Jawa Tengah
- Aji Albani (26) – Laki-laki asal Pesawaran, Lampung
- M. Syahril (44) asal Barito Kuala, Kalimantan Selatan
- Imam Buhari (28) – Laki-laki asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan
- Zaenal Walad Husen asal Karawang, Jawa Barat usia 44 tahun
- Iyus (60) – Laki-laki asal Garut, Jawa Barat
- M. Taufiq (41) – Laki-laki asal Malang, Jawa Timur
- Marsiti (49) – Perempuan asal Banjarnegara, Jawa Tengah
(Kaki News, Kompas, Pikiran Lampung)














