Banjarmasin, mu4.co.id – H. Aftahuddin terpilih sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin periode 2026–2031 melalui Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar di Harper Hotel Banjarmasin, Ahad (12/7).
Muskot tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Bidang Organisasi PMI Pusat, Sudirman Said, yang menegaskan pelaksanaannya sah karena telah sesuai mekanisme organisasi dan ketentuan AD/ART PMI, sekaligus membantah anggapan bahwa musyawarah tersebut ilegal.
“Yang menentukan legal atau tidak itu bukan tanggal, namun dari tata cara penyelenggaraan. Dari penyelenggaraan sudah jelas bahwa dari pengurus lama sudah menunjuk panitia,” ujar Sudirman dikutip dari Klik Kalsel, Selasa (14/7).
Baca Juga: Dukung Wajib Halal Oktober 2026, DPRD Banjarmasin Sahkan Perda Produk Aman dan Halal
Sudirman menegaskan keabsahan musyawarah organisasi ditentukan oleh terpenuhinya prosedur, bukan waktu pelaksanaannya. Ia memastikan seluruh peserta Muskot memiliki hak suara sesuai ketentuan, sementara PMI Provinsi Kalimantan Selatan juga telah diundang.
Sudirman mengatakan PMI Pusat sebelumnya telah meminta Muskot digelar pada 12 Juli 2026 dan menurunkan tim sebagai peninjau untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai AD/ART.
Ia menegaskan ketua yang terpilih melalui Muskot tersebut sah dan berhak segera membentuk kepengurusan, sekaligus membantah isu bahwa penundaan Muskot sebelumnya merupakan arahan dari PMI Pusat.
Sementara itu Ketua PMI Kota Banjarmasin terpilih, H. Aftahuddin, menyatakan siap memperkuat organisasi dan meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan guna mengoptimalkan pelayanan kemanusiaan.
Salah satu program prioritas yang akan diwujudkan adalah pembentukan Unit Pelayanan Darah (UPD) PMI Kota Banjarmasin.
“Insyaallah kita akan menyiapkan lahan untuk mendirikan UPD. Yang kedua tentang limbah sampah kesehatan, akan kita kelola bekerja sama dengan PMI Surabaya untuk melaksanakan itu. Yang ketiga akan meningkatkan pelayanan donor darah, jadi kita akan lebih optimalkan pelayanan donor darah,” ucapnya.
(Klik Kalsel)















