Banjarmasin, mu4.co.id – Dua siswa SD Muhammadiyah 8 dan SD Muhammadiyah 10 Banjarmasin berhasil lolos dan dipercaya mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 tingkat nasional.
Mereka yaitu Luthfian Maulana dari SD Muhammadiyah 10 Banjarmasin, pada OSN cabang Matematika tingkat SD, dan Rajendra Ukail Hasyim Ahmad dari SD Muhammadiyah 8 Banjarmasin, pada OSN cabang IPS tingkat SD.
Keberhasilan tersebut menjadi buah dari proses panjang yang dijalani para siswa, mulai dari mengikuti berbagai kompetisi di tingkat gugus hingga tingkat Kota Banjarmasin. Selain itu, para siswa juga menjalani latihan secara mandiri serta mendapatkan bimbingan dari guru sesuai bidang yang diikuti, di antaranya Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Matematika.
Di samping itu, Kepala SD Muhammadiyah 10 Banjarmasin, Nurul Fadhilah, SE., S.Pd., mengatakan keberhasilan siswa mencapai tingkat nasional tidak terlepas dari dukungan orang tua, ketekunan dalam belajar, serta bimbingan dari sekolah.
Menurutnya, doa dan dukungan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan siswa hingga mampu lolos ke tingkat nasional. Selain itu juga diperkuat dengan ketekunan siswa dalam belajar dan bimbingan guru sesuai bidang kompetensinya.
“Alhamdulillah, sejauh ini (persiapan) tidak ada kendala. Target kami anak-anak bisa meraih hasil maksimal, membanggakan orang tua dan sekolah, serta sukses hingga jenjang pendidikan selanjutnya,” ujarnya ketika dihubungi mu4.co.id, Kamis (27/08/2026).
Pihak sekolah berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan para siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik sekolah dan Kalimantan Selatan. Ia juga berpesan kepada para siswa yang telah dipercaya mewakili sekolah agar tetap menjunjung sportivitas dan mengikuti kompetisi dengan penuh tanggung jawab.
“Selamat kepada siswa yang telah dipercaya mewakili sekolah. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga sportivitas, dan ikuti dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Selain itu, dirinya juga mengajak seluruh siswa untuk menjadikan prestasi tersebut sebagai motivasi untuk terus belajar, berusaha, dan mengembangkan potensi diri. Menurutnya, setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi apabila disertai kedisiplinan dan doa. “Terus berkarya, berprestasi, dan menjadi kebanggaan sekolah, keluarga, serta masyarakat,” pungkasnya.
















