Media Utama Terpercaya

14 April 2026, 13:05
Search

Dianggap Mengancam, Gubernur DKI Jakarta Instruksikan Pembasmian Ikan Sapu-Sapu

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Gubernur DKI Jakarta Instruksikan Pembasmian Ikan Sapu-Sapu
Gubernur DKI Jakarta Instruksikan Pembasmian Ikan Sapu-Sapu [Foto: Ilustrasi mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menginstruksikan untuk membasmi ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Jakarta.

Pramono mengatakan, ikan sapu-sapu merusak ekosistem karena menjadi predator untuk wader dan ikan lokal lainnya. Sehingga, jika tidak dibasmi akan menganggu sistem ekologi di sungai.

“Maka saya akan meminta bukan hanya Jakarta pusat tapi semua wilayah yang ikan sapu-sapunya banyak akan kita operasi jadi kita mulai apa yang di PI (Plaza Indonesia) itu sebagai awal. Kalau enggak dilakukan segera penangkapan, dan juga mengurangi jumlah ikan sapu sapu ini pasti ini mempengaruhi pada ekosistem kita,” ucap Pramono Anung, keterangan pers usai menghadiri acara di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Ahad (12/04/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas KPKP Pemprov DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok mengatakan, permasalahan ikan sapu-sapu ini bukan hal yang baru, sebelumnya juga sudah pernah terselesaikan di kali Ciliwung.

“Waktu pembersihan ikan sapu-sapu di kali Ciliwung kita sudah mengambil sampel ikan dan airnya juga, ternyata ambang batas pencemarannya melebihi ikan mengandung Salmoella serta E.Coli juga residu logam berat,” kata Hasudungan.

Baca juga: Semarak Hari Jadi ke-27, Banjarbaru Gelar Korvei Serentak dan Dorong Kesadaran Lingkungan

Dirinya pun mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat telah melakukan kerja bakti penangkapan ikan sapu-sapu di kali Cideng, depan Plaza Indonesia Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, pada Jumat (10/04/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Wali Kota Jakarta Pusat, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, serta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin bahkan menambahkan ketika dilakukan penangkapan ternyata ikan sapu-sapu banyak yang masuk ke turap, sebuah struktur dinding yang dipancang untuk menahan tanah, mencegah kelongsoran, dan menahan erosi air.

“Tadi ikan sapu-sapu yang mau ditangkap banyak yang masuk turap dan merusak turap karena ukuran ikan yang cukup besar. Ikan sapu-sapu menyimpan telurnya juga di turap,” katanya.

Arifin menambahkan, total ikan yang ditangkap sebanyak 40-an ekor dan dimatikan dengan cara dipatahkan tubuhnya, setelah itu nanti dikubur.

“Ikan ini sangat berbahaya karena memakan semua racun yang ada di kali. Saya mengimbau kepada warga jangan mengkonsumsi ikan sapu-sapu,” ujarnya.

(idntimes.com)

[post-views]
Selaras