Media Utama Terpercaya

29 Juni 2026, 07:59
Search

Batalkan Pesanan GoCar Kini Bisa Kena Denda Rp3.000, Begini Penjelasan Gojek!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Batalkan Pesanan GoCar Kini Bisa Kena Denda Rp3.000
Batalkan Pesanan GoCar Kini Bisa Kena Denda Rp3.000 [Foto: Shutterstock]

Jakarta, mu4.co.id – Pelanggan GoCar kini dikenakan biaya sebesar Rp 3.000 jika membatalkan pesanan perjalanan. Kebijakan baru itu telah dilakukan secara bertahap di kota-kota tertentu mulai 3 Februari 2026.

Diketahui, saat ini penerapan cancellation fee itu sudah berlaku di Bali, Surabaya, Jogja, Medan, Bandung, Malang, dan Makassar. “Gojek menerapkan kebijakan biaya pembatalan sebesar Rp 3.000 untuk seluruh layanan GoCar, selain GoCar Instant dan GoCar Rental, mulai 3 Februari secara bertahap di kota-kota tertentu,” ungkap Gojek Indonesia dalam pernyataan resminya, Ahad (28/06/2026).

Manajemen Gojek Indonesia pun menjelaskan, biaya pembatalan akan dikenakan kepada pelanggan dengan beberapa kondisi. Pertama, pelanggan membatalkan pesanan saat mitra pengemudi atau driver telah tiba di titik penjemputan.

Selain itu, juga jika pelanggan membatalkan pesanan saat driver sudah berjalan lebih dari 1 kilometer (km) menuju titik jemput, atau waktu sudah berlalu 7 menit sejak pelanggan mendapatkan driver dan driver sudah bergerak menuju titik pelanggan. Dan terkahir, ketika pembatalan pesanan dilakukan oleh driver setelah menunggu penumpang di titik penjemputan selama 10 menit atau lebih.

“Biaya pembatalan akan 100 persen dibayarkan kepada mitra driver sebagai bentuk kompensasi dari waktu tunggu ataupun proses penjemputan yang sudah dilakukan,” jelas Gojek Indonesia.

Baca juga: GoTo Tanggung BPJS dan Hadirkan Empat Program untuk Dukung Mitra Driver Gojek!

Adapun pembayaran cancellation fee dilakukan secara nontunai melalui GoPay, kartu debit/kredit, atau dompet digital (e-wallet). Jika pelanggan memilih metode pembayaran tunai, sistem akan mencatat biaya pembatalan yang harus dilunasi sebelum pelanggan dapat melakukan pemesanan berikutnya.

Meski begitu, Gojek Indonesia memastikan pelanggan bisa saja tidak dikenakan biaya pembatalan atau cancellation fee, jika pembatalan pesanan dilakukan oleh driver di luar ketentuan yang ditetapkan. Selain itu, biaya pembatalan juga tidak dikenakan jika pengemudi tiba di titik penjemputan yang tidak sesuai dengan lokasi pada aplikasi, atau pembatalan terjadi di luar ketentuan.

Apabila pelanggan merasa seharusnya tidak dikenakan biaya pembatalan, maka dapat membuat laporan di halaman bantuan pada aplikasi Gojek.

Gojek Indonesia juga menyebutkan bahwa pelanggan tidak akan langsung dikenakan biaya pembatalan. Pada pembatalan pertama, sistem akan memberikan pembebasan biaya (waiver), cancellation fee baru diterapkan pada pembatalan berikutnya.
(kompas.com)

[post-views]
Selaras