Media Utama Terpercaya

19 September 2026, 22:29
Search

Bangkai KM Virgo Transport 8 Bergeser 453 Meter, Basarnas Siapkan Operasi Salvage

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
KM Virgo Transport 8
Ilustrasi Operasi Salvage pada KM Virgo Transport 8. [Foto: AI, mu4.co.id]

Banjarmasin, mu4.co.id – Basarnas menyiapkan operasi salvage untuk memperluas pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.

Operasi salvage meliputi sejumlah tahapan teknis, seperti membalikkan kapal, menyelam ke bangkai kapal, membuka akses ke bagian dalam, hingga menarik atau memindahkan struktur kapal menggunakan peralatan khusus bawah air.

Operasi tersebut melibatkan tim ahli dari Hong Kong, Amerika Serikat, dan Indonesia. Mereka akan menilai kondisi kapal untuk menentukan metode penanganan serta peralatan yang diperlukan.

Baca Juga: Penyelam TNI AL Berhasil Masuk Kapal di Dasar Laut, Tiga Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi

Tim ahli salvage dari Hong Kong dan Amerika Serikat sendiri tiba di Banjarmasin pada Sabtu (19/9). Mereka akan membahas langkah lanjutan berdasarkan hasil survei bawah laut menggunakan Remotely Operated Vehicle (ROV).

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan bangkai KM Virgo Transport 8 akan diangkat menggunakan balon khusus.

Sejumlah personel termasuk penyelam SAR dan Kopaska TNI AL, telah berada di lokasi. Peralatan milik pemilik kapal juga telah dipindahkan untuk mendukung proses pengangkatan dan pembalikan kapal.

Baca Juga: Pencarian Korban KM Virgo Transport 8 Terus Bergeser, Basarnas: Sesuai Standar Internasional

“Kami akan terus berkoordinasi dengan tim ahli ini dalam melaksanakan operasi salvage. Tim SAR harus mengetahui rencana tim ahli ini dalam melaksanakan operasi salvage,” ungkap Yudhi dikutip dari IDN Times, Sabtu (19/9).

Sebelum operasi, Basarnas bersama pemilik kapal dan tim ahli memantau kondisi bangkai kapal dari udara menggunakan helikopter HR-3601. Hasil pemantauan menunjukkan kapal bergeser sekitar 453 meter ke arah tenggara dari titik awal dan kini berada di kedalaman sekitar 29 meter.

Bagian lunas (tulang punggung paling bawah kapal/keel) yang sebelumnya terlihat dari permukaan kini tidak lagi tampak. Namun, badan kapal masih terlihat dari udara karena kondisi air di sekitar lokasi cukup jernih.

(IDN Times, Redaksi8, Most 1058)

[post-views]
Selaras