Kalimantan Timur, mu4.co.id – Australia mengerahkan pesawat angkut militer C-130 Hercules untuk membantu Indonesia memadamkan karhutla di Kalimantan yang memicu kabut asap. Pesawat tersebut diberangkatkan dari Jakarta menuju Kalimantan Timur pada Kamis (6/11) untuk mendukung operasi pemadaman lewat udara.
Kepala BNPB, Kristomei Sianturi, mengatakan bantuan tersebut dikerahkan setelah pemantauan menunjukkan masih banyak titik panas di Kalimantan Timur.
“Berdasarkan pemantauan dan pengamatan kami, serta hasil diskusi dengan tim teknis Australia, masih terdapat banyak titik panas di wilayah Kalimantan Timur,” ujar Kristomei dikutip dari Kompas, Sabtu (7/11).
Kedutaan Besar Australia di Indonesia menyebut pesawat C-130 Hercules mampu menjatuhkan hingga 15.000 liter air dalam sekali penerbangan atau lebih dari 100.000 liter per hari untuk membantu pemadaman karhutla.
Baca Juga: Korban Helikopter Water Bombing Jatuh di Seruyan Ditemukan, Tiga Prajurit TNI Gugur
Australia juga mengerahkan pesawat Cessna Citation sebagai pemandu operasi udara serta 20 personel yang terdiri dari pilot, awak penerbangan, dan tenaga paramedis. Bantuan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 6–12 November 2026.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, mengatakan kedua negara merupakan sahabat yang selalu saling mendukung.
Ia turut mengenang bantuan Indonesia saat Australia dilanda kebakaran hutan besar pada 2020. Menurutnya, dukungan tersebut mencerminkan kerja sama kedua negara dalam menghadapi bencana yang berdampak pada masyarakat dan lingkungan.
(Kompas)













