Media Utama Terpercaya

28 Oktober 2026, 22:13
Search

Atlet Selam Meninggal, KONI Jateng Akan Evaluasi Pelaksanaan Porprov Jateng 2026

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Ketua KONI Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko
Ketua KONI Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko [Foto: KONI Jateng]

Semarang, mu4.co.id – Atlet selam asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, dilaporkan meninggal dunia saat pertandingan selam laut Porprov Jateng 2026, di Awann Costa, Kota Semarang, Ahad (25/10/2026).

Syabilla mengalami insiden tenggelam di tengah jalannya pertandingan, yang diduga mengalami kelumpuhan fisik akibat kelelahan parah saat memasuki putaran ketiga.

Merespons hal tersebut, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Tengah (KONI Jateng), Sujarwanto Dwiatmoko menyebut akan mengevaluasi menyeluruh pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2026, yang akan difokuskan pada aspek keselamatan serta mitigasi risiko bagi para atlet yang berlaga di cabang olahraga (cabor) selam laut.

“Evaluasi pasti ada. Karena tadi juga ada dua lagi (yang kelelahan). Satu dari Kota Magelang kena ubur-ubur sampai harus dirawat di rumah sakit. Satu lagi Cilacap, fisik kelelahan,” kata Sujarwanto di GOR Jatidiri, Semarang.

Baca juga: 430 Atlet Bertanding dalam Asian Games 2026 di Jepang, Berikut Klasemen Perolehan Medali Indonesia!

Sujarwanto menerangkan nomor pertandingan selam laut dengan jarak tempuh panjang menuntut ketahanan fisik ekstra dari para peserta. Karena itu, kesiapan sarana penyelamatan dan penanganan medis di lokasi perlombaan harus diperketat, serta menambah alokasi tim medis serta fasilitas kapal evakuasi di titik-titik rawan.

“Jujur berat renang 3 km, maka akan kami tambah tim medis, kapal untuk penyelamatan, kita pastikan safe meski sebenarnya sudah safe,” ujar Sujarwanto.

Selain itu, KONI Jateng juga akan memasukkan prosedur pemeriksaan kesehatan (skrining) fisik secara ketat kepada setiap atlet sebelum mengarungi lintasan tanding, guna mengonfirmasi kelayakan kondisi fisik atlet, terutama pada nomor perlombaan yang menguras daya tahan.

Tak hanya itu, Sujarwanto menginstruksikan perubahan total pada pendekatan tim penyelamat (rescue) di lapangan. Jika sebelumnya tim pertolongan sempat ragu bergerak sebelum atlet memberikan sinyal menyerah lantaran khawatir menggagalkan status pertandingan, kini keselamatan jiwa diutamakan tanpa negosiasi.

“Nanti tambahan prosedur pemeriksaan sebelum bermain untuk pastikan kesehatan fisik. Tim penyelamat (awalnya) tak berani kalau atlet belum menyerah, karena menyangkut nasib tanding mereka, tetapi sekarang kalau ada kejadian begitu tak tunggu menyerah, langsung ambil langkah,” tegas Sujarwanto.

Syabilla sendiri dikenal sebagai sosok atlet berprestasi yang kerap mengharumkan nama Kabupaten Jepara. Pada gelaran Porprov Jateng 2026 ini, atlet berusia 22 tahun tersebut sempat menyumbangkan dua medali dari cabang olahraga selam kolam nomor 100 meter dan 200 meter bifins putri. Di luar karier olahraganya, Syabilla tercatat sebagai mahasiswa aktif Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2023. Ia telah menggeluti olahraga renang sejak menginjak bangku sekolah dasar dan aktif sebagai anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Renang UGM.
(kompas.com)

[post-views]
Selaras