Media Utama Terpercaya

21 Agustus 2026, 18:14
Search

Arab Saudi Wajibkan Paket Makanan untuk Jemaah Umrah dari 4 Negara

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Arab Saudi Wajibkan Paket Makanan untuk Jemaah Umrah dari 4 Negara
Arab Saudi Wajibkan Paket Makanan untuk Jemaah Umrah dari 4 Negara [Foto: Kemenag]

Jakarta, mu4.co.id – Arab Saudi mewajibkan layanan makanan menjadi bagian dari paket perjalanan umrah bagi jemaah asal Mesir, India, Pakistan, dan Bangladesh, yang mulai berlaku pada 14 Agustus 2026.

Sebelumnya, posisi layanan makanan dipilih secara terpisah setelah jemaah tiba di Arab Saudi. Kepala Komite Haji dan Umrah Kamar Dagang Madinah, Ghazi Qutb menilai penerapan ketentuan tersebut berkaitan dengan kontrak operasional antara perusahaan perjalanan dan penyedia layanan makanan.

Dengan skema baru ini, layanan katering menjadi bagian dari paket yang ditawarkan kepada jemaah dan pelaksanaannya terikat pada kontrak, pemantauan, serta klasifikasi layanan. Kebijakan tersebut dinilai penting karena negara-negara yang masuk dalam tahap awal merupakan pasar yang mengirimkan jumlah jemaah cukup besar ke Madinah.

Di samping itu, kondisi sejumlah hotel kelas anggaran di kawasan pusat Madinah juga sebagian besar tidak memiliki dapur maupun izin untuk menyediakan makanan. Hal itu membuat penyediaan makanan melalui layanan katering menjadi aspek penting dalam penyelenggaraan perjalanan umrah.

Meski demikian, dikatakan belum ada pernyataan publik dari Kementerian Haji dan Umrah yang menjelaskan secara lengkap terkait, jumlah minimum makanan, spesifikasi menu, maupun biaya tetap layanan tersebut.

Baca juga: OIKN Usulkan Bandara VVIP IKN Layani Penerbangan Haji dan Umrah

Lebih lanjut, Qutb mengusulkan penerapan “Madinah Catering Standard” yang membagi layanan katering ke dalam tiga tingkat layanan, mencakup spesifikasi makanan serta menu yang disesuaikan dengan kebangsaan jemaah, guna mengurangi pemborosan makanan sekaligus menekan potensi keluhan jemaah. Ia juga mengusulkan sistem verifikasi digital untuk memastikan makanan benar-benar diterima jemaah.

Melalui langkah ini, industri katering Arab Saudi juga diproyeksikan mengalami pertumbuhan signifikan. Sebelumnya Qutb menyebut pasar katering Arab Saudi diperkirakan tumbuh sekitar 70 persen hingga 2030, dengan nilai mencapai 47,8 miliar riyal Saudi (SR). Saat ini nilai pasar tersebut mencapai sekitar 28,2 miliar SR.

Sementara itu, jumlah jemaah umrah dari luar Arab Saudi terus meningkat. Kementerian Haji dan Umrah serta Guests of the Merciful Service Program mencatat kedatangan pemegang visa umrah mencapai 931.500 orang sejak awal musim pada 1 Juni 2026 hingga 15 Juli 2026.

Jumlah tersebut meningkat 22,5 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, jumlah jemaah yang datang dari luar Arab Saudi telah melampaui 1,27 juta orang.
(himpuh.or.id)

[post-views]
Selaras