Jakarta, mu4.co.id – Perjalanan haji dan umrah kini memiliki alternatif baru dengan hadirnya Aroya Cruise, kapal pesiar halal pertama di dunia.
Diluncurkan di bawah naungan Public Investment Fund Arab Saudi dan dipimpin Putra Mahkota Mohammed bin Salman, kapal ini menawarkan pengalaman wisata laut berbasis syariat Islam, mulai dari fasilitas hingga kuliner.
“Aroya Cruise menghadirkan pengalaman baru bagi umat Muslim di Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah dengan cara yang sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip Islam,” ujar Suhaimi Abd Gafer, CEO Islamic Cruise International, saat grand launching di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, dilansir dari Himpuh, Sabtu (4/10).
Aroya Cruise dirancang tidak hanya sebagai sarana menuju Tanah Suci, tetapi juga sebagai tempat ibadah dan wisata halal. Kapal ini menyediakan 27 restoran halal tanpa antre serta balkon luas menghadap laut, menciptakan kenyamanan layaknya di rumah.
Baca Juga: Kapal Pesiar Mewah Pertama Arab Saudi, Ini Hal Yang Dilarang!
“Aroya Cruise merupakan kapal pesiar pertama di dunia yang mengedepankan formasi halal serta memiliki logo halal di dalam kapalnya. Hal ini, tentu membuat umat Muslim semakin ramah dalam berwisata muslim,” ungkap Suhaimi.
Aroya Cruise berlayar dari Port Klang Malaysia, menuju Banda Aceh, Maladewa, Oman, lalu berakhir di Mekkah dan Jeddah. Setiap persinggahan menawarkan pengalaman wisata dan spiritual yang menonjolkan warisan budaya Islam.
Pada tahap awal, Aroya Cruise menawarkan paket promo Rp78 juta untuk dua orang selama tiga bulan, sebelum tarif reguler diberlakukan sekitar Rp58 juta per orang.
Sejumlah biro perjalanan besar seperti Cruise Mabi, Panorama JTB, Global Travelindo, TX Travel, Umroh.com, Prima Vijaya, Megatrans Universal, Golden Rama, Anta Vaya, Dwi Daya, hingga Wita Tour telah bekerja sama menyediakan layanan ini.
Baca Juga: Kementerian Haji dan Umrah Pastikan Penyelenggaraan Transparan, Segini Kuota Haji 2026!
“Kehadiran Aroya Cruise bisa membawa pengalaman yang baru bagi umat Muslim di Indonesia untuk menunaikan ibadah haji dan umrah yang sesuai dengan nilai Islami,” ujar Suhaimi.
Program ini menawarkan perjalanan selama 20 hari dengan rincian 6 hari ibadah di Makkah dan Madinah, dan 14 hari pelayaran spiritual antarnegara dengan Aroya Islamic Cruise.
Pelayaran ini terbagi menjadi dua gelombang, antara lain:
- Route 1 (Saudi – Malaysia): 12 – 31 Januari 2026 | Jeddah – Salalah – Maladewa – Banda Aceh – Kuala Lumpur
- Route 2 (Malaysia – Saudi): 31 Januari – 19 Februari 2026 | Kuala Lumpur – Banda Aceh – Maladewa – Oman – Jeddah
(Himpuh, ESQ Tours)















