Yerusalem, mu4.co.id – Partai Arab Joint List resmi merekomendasikan pemimpin oposisi Israel, Gadi Eisenkot kepada Presiden Israel, Isaac Herzog, untuk menjadi perdana menteri (PM) Israel berikutnya, dalam konsultasi di Kediaman Presiden Israel, Kamis (05/11/2026).
Partai tersebut mengatakan keputusan tersebut diambil secara bulat setelah berkonsultasi dengan seluruh partai yang tergabung dalam Joint List. Mereka menyatakan dukungan kepada Eisenkot bertujuan mencegah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pemerintahannya kembali berkuasa.
“Kami telah memutuskan untuk mendukung Gadi Eisenkot,” demikian pernyataan Joint List, seperti dilaporkan Middle East Monitor.
Meski demikian, Joint List mengakui kubu oposisi yang dipimpin Eisenkot belum menunjukkan sikap tegas dalam menghadapi kebijakan Netanyahu, melawan hasutan terhadap warga Arab, serta mempertahankan legitimasi pilihan politik masyarakat Arab.
Baca juga: Trump Umumkan AS Setop Bantuan US$4 Miliar untuk Israel Mulai Akhir 2026!
Delegasi partai tersebut dipimpin Ketua Joint List, Yousef Jabareen, dan dihadiri Ahmad Tibi, Bakr Awawdeh, Ofer Cassif, serta Maha Sabah Karkabi.
Dengan, dari Joint List, Eisenkot kini mengantongi dukungan 67 anggota parlemen. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan Netanyahu yang memperoleh rekomendasi dari 46 anggota parlemen.
Sebelumnya, partai Arab Ra’am yang memiliki 8 kursi di Knesset juga menyatakan dukungan kepada Eisenkot. Dalam konsultasi dengan Herzog, pemimpin Ra’am, Mansour Abbas, menyebut masyarakat Arab memiliki peran sebagai jembatan dalam politik Israel.
“Masyarakat Arab, saya sendiri secara individu, dan warga negara Arab – kita adalah jembatan. Jangan sampai kita menghancurkan jembatan ini,” kata Abbas.
(cnnindonesia.com)













