Banjarmasin, mu4.co.id – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono mengungkap pemerintah pusat melalui Bantuan Presiden (Banpres) menyalurkan bantuan tahap kedua senilai Rp1,2 triliun untuk penanganan karhutla di daerah terdampak, pada Kamis (22/10).
Bantuan tahap pertama sebelumnya disalurkan pada 7 September 2026 kepada tujuh provinsi, yakni Sumatra Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Riau.
Bantuan tersebut diprioritaskan untuk melindungi masyarakat melalui layanan kesehatan, pembagian masker, penyediaan oksigen portabel, rumah oksigen, serta penanganan warga yang mengalami ISPA. Dana itu juga dapat digunakan untuk mendukung pemadaman karhutla dan memenuhi kebutuhan logistik petugas di lapangan.
Khusus di Kalimantan Selatan, alokasi Banpres untuk penanganan karhutla disalurkan dalam dua tahap dengan total mencapai Rp180 miliar. Pada tahap I, bantuan sebesar Rp100 miliar diberikan kepada pemerintah provinsi dan lima kabupaten/kota. Sementara tahap II sebesar Rp80 miliar dialokasikan untuk tujuh kabupaten.
Dilansir dari Radar Banjarmasin pada Ahad (24/10), berikut rincian alokasi Banpres untuk penanganan karhutla di Kalsel:
Tahap I — Rp100 Miliar
- Pemprov Kalsel: Rp30 miliar
- Kabupaten Tanah Laut: Rp20 miliar
- Kota Banjarbaru: Rp15 miliar
- Kabupaten Tapin: Rp15 miliar
- Kabupaten Hulu Sungai Selatan: Rp10 miliar
- Kabupaten Tanah Bumbu: Rp10 miliar
Tahap II — Rp80 Miliar
- Kabupaten Banjar: Rp20 miliar
- Kabupaten Balangan: Rp10 miliar
- Kabupaten Barito Kuala: Rp10 miliar
- Kabupaten Hulu Sungai Tengah: Rp10 miliar
- Kabupaten Hulu Sungai Utara: Rp10 miliar
- Kabupaten Kotabaru: Rp10 miliar
- Kabupaten Tabalong: Rp10 miliar
(Kompas, Radar Banjarmasin)













