Banjarbaru, mu4.co.id – Disdukcapil Kalsel memperkuat layanan administrasi kependudukan melalui perekaman KTP-el bagi pelajar yang memasuki usia 17 tahun yang dilaksanakan pada Senin (28/9).
Layanan jemput bola tersebut digelar di SMA Negeri 3 Banjarbaru, dengan pendampingan Kepala Disdukcapil Kalsel Dewi Fuziarti dan jajaran terhadap layanan Disdukcapil Kota Banjarbaru.
Program ini menyasar pelajar yang telah maupun segera berusia 17 tahun agar perekaman KTP-el lebih mudah dan dekat dengan lingkungan sekolah. Dewi menyebut langkah tersebut penting untuk memastikan pemilih pemula memperoleh dokumen kependudukan tepat waktu.
“Kami terus mendorong agar anak-anak yang sudah memasuki usia wajib KTP dapat segera melakukan perekaman. Melalui layanan jemput bola di sekolah, prosesnya menjadi lebih mudah karena mereka tidak harus datang langsung ke kantor pelayanan,” jelas Dewi dikutip dari Diskominfo Kalsel, Rabu (30/9).
Baca Juga: Kemendagri Tegaskan e-KTP Tetap Bisa Difotokopi, Namun Dorong Verifikasi Digital!
Dewi mengatakan layanan jemput bola ke sekolah dilakukan untuk memperluas kepemilikan dokumen kependudukan sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar tentang pentingnya administrasi kependudukan.
Ia menekankan perlunya sinergi Disdukcapil provinsi, kabupaten/kota, dan sekolah agar seluruh pelajar yang telah memenuhi syarat usia dapat terdata dan melakukan perekaman KTP-el. KTP-el juga menjadi bukti identitas kependudukan yang sah bagi setiap warga negara.
Layanan jemput bola perekaman KTP-el di sekolah diharapkan mempercepat perekaman bagi pelajar yang memasuki usia wajib KTP sekaligus menjaga akurasi data kependudukan.
Disdukcapil Kalsel terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan sekolah agar layanan administrasi kependudukan menjangkau masyarakat secara lebih efektif. Upaya ini juga untuk memastikan pelajar memiliki dokumen identitas sesuai ketentuan.
(Diskominfo Kalsel)












