Media Utama Terpercaya

17 September 2026, 22:08
Search

Pencarian Korban KM Virgo Transport 8 Terus Bergeser, Basarnas: Sesuai Standar Internasional

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Basarnas
Pencarian Korban KM Virgo Transport 8 Sesuai Standar Internasional [Foto: Ilustrasi mu4.co.id]

Banjarmasin, mu4.co.id – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan menegaskan seluruh operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada Ahad (13/09/2026), telah dilaksanakan berdasarkan ketentuan internasional dan dasar legalitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI, Mohammad Syafii menjelaskan pada hari pertama operasi pencarian dilakukan pada 8 sektor berdasarkan koordinat yang telah ditentukan, sedangkan hari ke-2 dan ke-3 masing-masing dilaksanakan pada 6 sektor dengan lokasi yang dapat bergeser mengikuti hasil perhitungan dan perkembangan kondisi lapangan.

Perubahan sektor diperlukan sebab pergerakan arus dapat memengaruhi datum atau titik acuan pencarian sehingga tim SAR menyesuaikan area penyisiran untuk meningkatkan peluang menemukan korban yang kemungkinan terbawa arus dari lokasi awal kecelakaan.

“Operasi yang kita lakukan ini mengacu pada dasar ketentuan-ketentuan yang dikeluarkan oleh internasional. Pola pencarian tidak pernah sama setiap hari karena tim menyesuaikan operasi dengan berbagai faktor lapangan,” katanya dikutip dari Antara, Selasa (15/09/2026).

Baca juga: Nakhoda KM Virgo Transport 8 Diperiksa, KNKT Masih Olah Data Kecelakaan

Meski demikian, tim SAR tetap melakukan pencarian di sekitar bangkai kapal karena terdapat kemungkinan korban keluar dari badan kapal setelah operasi sebelumnya sehingga area sekitar bangkai tetap menjadi bagian penting dalam strategi pencarian.

Lebih lanjut, Syafii mengatakan bahwa setiap keputusan dalam operasi SAR memiliki dasar teknis dan hukum, termasuk rencana membalikkan kapal maupun melakukan pengangkatan bangkai KM Virgo Transport 8 yang tidak akan dilakukan secara sembarangan tanpa pertimbangan yang diperlukan.

Di samping itu, ia menambahkan Basarnas setiap tahun menjalani audit oleh International Maritime Organization (IMO) sehingga pelaksanaan operasi dipastikan mengacu pada ketentuan internasional dan legalitas yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Bukan berarti kita mencoba untuk mengikuti segala macam informasi atau saran-saran. Apa yang kita lakukan pasti mengacu pada dasar-dasar legalitas yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum,” katanya.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat dan keluarga korban untuk memperoleh informasi secara langsung dari Basarnas terkait perkembangan operasi.

[post-views]
Selaras