Saudi, mu4.co.id – Konflik antara kelompok Houthi di Yaman dan Arab Saudi kembali memanas setelah berakhirnya masa gencatan senjata yang sempat berlangsung sejak 2022.
Dalam perkembangan terbaru, sejumlah media melaporkan Angkatan Bersenjata Yaman melancarkan serangan ke Pangkalan Udara Khamis Mushait di Kota Abha, pusat Provinsi Asir, Arab Saudi.
Menurut laporan IRNA, pada Sabtu (25/7), serangan tersebut memicu ledakan di kawasan pangkalan udara. Sementara itu, sejumlah media Yaman yang mengutip pertahanan sipil Arab Saudi menyebut sistem peringatan dini di Provinsi Yanbu kembali diaktifkan.
Kanal Telegram Naya juga melaporkan bahwa Bandara Jeddah dan Riyadh menghentikan sementara operasional penerbangan setelah serangan tersebut.
Di sisi lain, kanal Telegram Al-Masirah menyebut sejumlah penerbangan menuju Riyadh dan beberapa kota lain di Arab Saudi mengubah rute.
“Situs-situs pelacak transportasi udara menunjukkan bahwa beberapa penerbangan menuju Riyadh dan beberapa kota di Arab Saudi telah mengubah rutenya,” tulis Al-Masirah dikutip dari Pars Today, Senin (27/7).
Baca Juga: Bahrain-Kuwait Balas Serangan Iran, Konflik Timur Tengah Memanas
Media yang berafiliasi dengan Houthi itu juga melaporkan otoritas Saudi mengeluarkan arahan yang melarang warga memotret dan menyebarkan gambar lokasi yang menjadi sasaran.
Sebelumnya, ketegangan meningkat setelah Arab Saudi melancarkan serangan udara ke Provinsi Al-Hudaydah, Yaman, pada Jum’at (24/7). Menanggapi serangan tersebut, Kementerian Luar Negeri dan Imigrasi Yaman menegaskan bahwa Sanaa akan meningkatkan serangan balasan.
(Pars Today)













