Media Utama Terpercaya

7 Juli 2026, 14:02
Search

Transaksi QRIS Jakarta Capai 38 Persen dari Total Nasional, Seluruh Pasar DKI Sudah Gunakan QRIS

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Transaksi QRIS Jakarta Capai 38 Persen Nasional
Transaksi QRIS Jakarta Capai 38 Persen Nasional [Foto: Ilustrasi mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Jakarta mencapai sekitar 38% dari total transaksi QRIS nasional, berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI).

Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, pada pembukaan Puncak Acara Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Istora Senayan GBK, Jakarta, Sabtu (04/07/2026). Ia mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, BI, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong penggunaan QRIS, termasuk perluasan penggunaan sistem pembayaran digital di berbagai sektor, termasuk pasar rakyat.

Diketahui, dari 153 pasar yang dikelola Pemprov DKI Jakarta, seluruhnya telah menggunakan sistem pembayaran QRIS. Selain itu, sekitar 422.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jakarta juga telah memanfaatkan transaksi digital.

“Transaksi QRIS Jakarta kini mencapai 38% dari transaksi nasional. Dan itu berkat kerja sama antara Bank Indonesia, OJK, mendorong seluruh pasar-pasar yang ada di Jakarta. UMKM yang menggunakan QRIS sudah sekitar 422.000, dan kami ingin volumenya terus meningkat,” kata

Baca juga: QRIS Antarnegara Terus Meluas, Bank Indonesia Sasar Tiga Negara Baru, Apa Saja?

Lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta juga akan kembali menggelar kompetisi digitalisasi di pasar-pasar, untuk mendukung hal tersebut.

“Saya sudah meminta Dinas UMKM dan jajaran terkait untuk melanjutkan lomba digitalisasi pasar. Saya yakin kalau pasarnya dilombakan dan banknya juga ikut berkompetisi, maka transaksi akan semakin besar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan menambahkan bahwa perluasan penggunaan QRIS menjadi salah satu program yang dijalankan dalam Jakarta Kreatif Festival 2026.

“Seluruh rangkaian ini menegaskan kuatnya komitmen semua elemen institusi di DKI Jakarta untuk bersama-sama memajukan ekonomi Jakarta. Kami berharap Jakarta Kreatif Festival 2026 dapat memperkuat langkah Jakarta menuju kota global yang kreatif, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di gerbang lima abad Kota Jakarta,” ujar Iwan.

(detik.com)

[post-views]
Selaras