Media Utama Terpercaya

4 Juni 2026, 20:33
Search

24 Kapal Berhasil Menembus Hormuz, 300 Lainnya Menunggu Persetujuan Iran

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
24 Kapal Berhasil Menembus Hormuz
24 Kapal Berhasil Menembus Hormuz [Foto: Ilustrasi mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Sebanyak 24 kapal kargo dan tanker berhasil keluar melewati Selat Hormuz setelah mendapatkan izin dan di bawah koordinasi serta ketentuan keamanan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), sejak Senin (01/06/2026).

Selain itu, dilaporkan juga bahwa sedikitnya 300 kapal dengan mayoritas kapal kapal tanker minyak mendaftar ke IRGC dan Otoritas Selat Teluk Persia (The Persian Gulf Strait Authority/PGSA) agar mendapatkan izin melewati Selat Hormuz.

PGSA yang kini berada di bawah sanksi AS itu mengatakan setidaknya 77 % dari pemohon ingin keluar dari Teluk Persia untuk mencapai Asia, khususnya China dan India, dua pembeli bahan bakar terbesar di Timur Tengah.

Baca juga: Selat Hormuz Ditutup Lagi. Bagaimana Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina?

Mereka mencatat bahwa izin tersebut tidak akan diberikan kepada ‘negara-negara musuh’ Istilah yang digunakan untuk menggambarkan Amerika dan Israel, beserta sekutu mereka.

“Sesuai dengan kebijakan yang dinyatakan oleh Republik Islam Iran, PGSA tidak memiliki wewenang untuk mengeluarkan izin bagi kapal-kapal dari negara-negara musuh untuk melewati jalur tersebut, dan dalam kondisi pembatasan yang timbul akibat perang, PGSA memprioritaskan jalur bagi kapal-kapal yang terkait dengan pemerintah yang bersekutu (dengan Iran),” demikian pernyataan otoritas itu.

Di samping itu, PGSA tidak menyebutkan berapa biaya yang akan dikenakan kepada setiap kapal untuk melewati Selat Hormuz. Namun sebelumnya disebutkan kapal tanker minyak dapat membayar hingga US$2 juta kepada Pemerintah Iran.

Di sisi lain, AS menginstruksikan kapal-kapal untuk tidak membayar dengan biaya selangit yang dikenakan Iran, setelah Menteri Keuangan Scott Bessent memberikan sanksi kepada PGSA pekan lalu. Meski demikian, banyak kapal-kapal yang ingin keluar melewati Selat Hormuz memilih mendaftar ke IRGC dan PGSA agar bisa lewat meski diingatkan AS bakal kena sanksi.
(cnnindonesia.com)

[post-views]
Selaras