Media Utama Terpercaya

1 Juni 2026, 00:07
Search

Sebelum Perang Dunia I, Jepang Rancang Kapal Perang Berbobot 500.000 Ton. Begini Konsepnya!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Kapal perang Zipang
Ilustrasi kapal perang IJN Zipang di samping kapal perang berukuran standar. [Foto: Interesting Engineering]

Jepang, mu4.co.id – Sebelum pecahnya Perang Dunia I pada 1914-1918, Letnan Komandan Angkatan Laut Jepang Hidetaro Kaneda mengusulkan rancangan kapal perang raksasa bernama Zipang yang diproyeksikan berbobot hingga 500.000 ton. 

Konsep tersebut dianggap sebagai salah satu desain kapal perang paling ambisius dalam sejarah karena dirancang memiliki kekuatan tempur setara seluruh armada dalam satu kapal.

Dilansir dari Sindo News pada Ahad (1/6), ukuran Angkatan Laut Kekaisaran Jepang atau Imperial Japanese Navy (IJN) Zipang jauh melampaui kapal perang pada masanya yang rata-rata berbobot 25.000–30.000 ton, bahkan melebihi kapal tempur legendaris kelas Yamato (Perang Dunia II) yang berbobot sekitar 72.800 ton. 

Baca Juga: Kapal Perang Jalalat Al-Malik Saud Diluncurkan, Arab Saudi Mantap Jadi Sekutu Utama Non-NATO AS!

Meski gagasan itu sempat ditolak karena tidak realistis, rancangan IJN Zipang tetap dikenang sebagai salah satu konsep kapal perang paling spektakuler yang pernah diusulkan Jepang. Diperkirakan kapal tersebut memiliki bobot sekitar tujuh kali lebih besar dibandingkan Yamato.

Berdasarkan rancangannya, kapal ini direncanakan memiliki panjang lebih dari 2.000 kaki (609 meter) dengan lebar 295 kaki (90 meter), jauh melampaui kapal perang modern seperti USS Gerald R. Ford yang panjangnya sekitar 1.106 kaki (337 meter).

Menurut Hidetaro Kaneda saat itu, lebar IJN Zipang tersebut diperlukan untuk menjaga stabilitas kapal saat beroperasi di Samudra Pasifik. Dengan ukuran lambung yang sangat besar, IJN Zipang secara teoritis mampu membawa lebih dari 100 meriam berat berkaliber hingga 20 inci (51 cm), sekaligus mencapai kecepatan hingga 42 knot.

Baca Juga: Perkuat Kedaulatan Laut, TNI AL Akan Akuisisi Kapal Induk Pertama di Indonesia!

Namun, konsep IJN Zipang hanya sampai tahap perencanaan dan lebih dikenal sebagai “eksperimen pemikiran” ketimbang proposal pembangunan yang serius.

Pada era sebelum kapal induk mendominasi peperangan laut, kapal tempur besar dianggap sebagai penentu kekuatan angkatan laut. Itulah alasan Hidetaro Kaneda menggagas IJN Zipang.

Jika IJN Zipang dibangun, kapal berbobot 500.000 ton itu akan membutuhkan fasilitas industri raksasa termasuk dok kering terbesar di dunia, derek berkapasitas sangat besar, serta produksi baja dan sistem logistik dalam skala yang belum pernah ada sebelumnya.

(Sindo News)

[post-views]
Selaras