Jerusalem, mu4.co.id – Umat Islam kembali memadati Masjid Al-Aqsa di Jerusalem untuk melaksanakan salat Hari Raya Idul Adha 1447 H pada Rabu (27/5) setelah tempat suci tersebut dibuka kembali usai ditutup selama 40 hari sejak Idul Fitri. Sejak dinihari, jemaah berdatangan untuk mengikuti salat berjemaah.
Selama masa penutupan, Masjid Al-Aqsa dijaga ketat dengan pemeriksaan identitas di sejumlah pos keamanan.
Sementara itu, suasana Idul Adha juga diwarnai anak-anak yang membagikan permen serta keluarga yang mengabadikan momen bersama di halaman masjid sebelum salat dimulai.Â
Hari Raya Idul Adha menjadi momentum penting bagi umat Islam di berbagai negara untuk mengenang keteladanan pengorbanan Nabi Ibrahim sekaligus memperkuat kebersamaan dan solidaritas antar sesama.
Baca Juga: Langgar Aturan, Warga Israel Lakukan Ritual Keagamaan Yahudi di Kompleks Masjid Al-Aqsa!
Perayaan Idul Adha tahun ini berlangsung di tengah berlanjutnya konflik antara Israel dan Palestina meski gencatan senjata telah diumumkan sejak Oktober 2025. Namun, Kementerian Kesehatan Gaza mencatat lebih dari 880 orang tewas dan 2.645 lainnya terluka sejak kesepakatan itu diberlakukan.
Perang yang berlangsung sejak Oktober 2023 disebut telah menewaskan lebih dari 72 ribu orang, mayoritas perempuan dan anak-anak, serta merusak sebagian besar infrastruktur sipil di Gaza.Â
Di sisi lain, Israel mengklaim telah menargetkan dan membunuh Mohammed Awda yang disebut sebagai komandan baru sayap bersenjata Hamas dalam serangan di Kota Gaza.
Serangan udara Israel pada malam Idul Adha 1447 H juga dilaporkan menghantam kawasan padat penduduk di pusat Gaza hingga menewaskan seorang perempuan Palestina dan melukai sejumlah warga lainnya.
(Kompas, Kumparan, detik bali)













