Media Utama Terpercaya

10 Maret 2026, 01:26
Search

Iran Serang Fasilitas AS di Arab Saudi Dengan Rudal Balistik, Ini Kata Menhan Saudi!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Pangeran Khalid bin Salman
Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman. [Foto: SPA]

Arab Saudi, mu4.co.id – Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah serangan rudal balistik dan drone menargetkan fasilitas militer, bandara, dan kilang minyak di Arab Saudi serta Irak pada Sabtu (7/3). Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan berhasil mencegat rudal yang diarahkan ke Pangkalan Udara Prince Sultan di dekat Riyadh, yang menampung personel militer Amerika Serikat.

“Rudal balistik yang diluncurkan menuju Pangkalan Udara Prince Sultan berhasil dicegat dan dihancurkan,” tulis Kementerian Pertahanan Saudi dikutip dari CNBC, Senin (9/3).

Dalam insiden lain, serangan drone juga menargetkan ladang minyak Shaybah di dekat perbatasan Uni Emirat Arab. Namun, menurut laporan Saudi Press Agency, upaya serangan tersebut berhasil digagalkan setelah enam drone berhasil dicegat dan dihancurkan.

Baca Juga: Konflik Perang Memanas, Iran Terancam Mundur dari Piala Dunia 2026

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan sejak konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat pada akhir Februari lalu. 

Arab Saudi juga sebelumnya melaporkan serangan drone yang menargetkan kilang minyak Ras Tanura di wilayah timur negara tersebut.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman mendesak Iran untuk menghindari “kesalahan perhitungan” setelah serangan rudal dan drone yang menargetkan Arab Saudi.

Pangeran Khalid mengatakan setelah bertemu dengan kepala militer Pakistan bahwa keduanya “membahas serangan Iran terhadap Kerajaan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk menghentikannya”.

“Kami menekankan bahwa tindakan tersebut merusak keamanan dan stabilitas regional dan menyatakan harapan bahwa pihak Iran akan menggunakan kebijaksanaan dan menghindari kesalahan perhitungan,” tambahnya.

(CNBC, SINDOnews)

[post-views]
Selaras