Banjarmasin, mu4.co.id – PAM Bandarmasih mengumumkan pemenang sayembara re-desain pengecatan Tower yang berada di kawasan Jalan Sutoyo S, sebagai langkah mempercantik serta menghadirkan konsep visual baru yang lebih artistik salah satu bangunan ikonik warga Banjarmasin itu.
“Beberapa bulan lalu kami melaksanakan lomba desain pengecatan tower PAM Bandarmasih yang berlokasi di Sutoyo S. Sekarang sudah keluar pemenangnya dan tentunya kita akan memberikan hadiah sesuai janji yang telah diumumkan, yaitu sebesar enam juta rupiah,” kata Pelaksana Harian (Plh) Direktur PAM Bandarmasih, Zulbadi.
Zulbadi mengatakan bangunan yang dulunya merupakan peninggalan para pendahulu PAM Banjarmasin itu saat ini sudah tidak digunakan lagi, yang mana sebelumnya berfungsi sebagai tempat penampungan udara atau reservoir sebelum didistribusikan ke masyarakat. Namun keberadaannya tetap dipertahankan karena telah menjadi bagian dari identitas kota.
“Walaupun sekarang tidak difungsikan lagi sebagai penampung air, bangunan ini tetap kita lestarikan karena sudah menjadi ikon kota yang dikenal masyarakat,” ujarnya.
Melalui desain baru tersebut, menara tersebut nantinya akan dipercantik dengan sentuhan seni visual yang juga memuat pesan tentang visi dan misi pembangunan Kota Banjarmasin, yang diharapkan dapat terlihat mencolok dari berbagai penjuru kota sehingga memperkuat identitas bangunan tersebut sebagai salah satu landmark daerah.
“Desainnya akan memasukkan unsur seni dan juga visi misi Kota Banjarmasin. Dari timur, barat, selatan bahkan dari arah pelabuhan nanti orang bisa melihat bahwa itu adalah tower PT Air Minum Bandarmasih,” ujarnya.
Sebagai informasi, untuk sistem distribusi air bersih, PAM Bandarmasih kini mengandalkan reservoir bawah tanah yang berada di Instalasi Pengolahan Air (IPA) 41. Selain itu juga berencana meningkatkan kapasitas distribusi jaringan dengan pemasangan pipa berdiameter besar ke sejumlah wilayah.
“Kami akan memasang pipa berdiameter 800 milimeter dan 400 milimeter menuju wilayah Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Utara. Ini untuk memperbaiki pelayanan distribusi udara di dua wilayah tersebut,” pungkasnya.
(rri.co.id)














