Media Utama Terpercaya

6 April 2026, 13:57
Search

Ukir Sejarah! Arab Saudi Jadi Negara Arab Pertama yang Ikut Misi NASA Lewat Artemis Program

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Modul muatan satelit milik Saudi Space Agency
Modul muatan satelit milik Saudi Space Agency. [Foto: Saudi Gazette]

Arab Saudi, mu4.co.id – Arab Saudi mencatat sejarah sebagai negara Arab pertama yang berpartisipasi dalam NASA melalui Program Artemis. Pencapaian ini ditandai peluncuran satelit “Shams” buatan Saudi Space Agency yang berhasil menjalin komunikasi awal di orbit.

Satelit Shams ikut dibawa dalam misi Artemis II menggunakan roket Space Launch System, roket terkuat milik NASA. Misi ini menjadi langkah penting untuk membawa manusia kembali ke sekitar Bulan setelah lebih dari 50 tahun sekaligus membuka jalan menuju misi ke Mars.

Misi ini membawa empat astronaut dengan pesawat Orion dalam penerbangan berawak mengelilingi Bulan, dengan satelit Shams menjadi salah satu muatan ilmiah yang menandai debut dunia Arab dalam program tersebut.

Baca Juga: Hebat! Empat Siswa Lampung Berhasil Ungkap Celah Keamanan Situs NASA

Satelit ini dirancang beroperasi di orbit elips tinggi, sekitar 500 hingga 70.000 km dari bumi, sehingga mampu memantau aktivitas Matahari dan radiasi luar angkasa secara lebih luas.

Dilansir dari Kompas pada Senin (6/4), penelitian yang dilakukan mencakup empat bidang utama, yaitu:

  • Radiasi luar angkasa 
  • Sinar-X matahari 
  • Medan magnet 
  • Bumi Partikel energi tinggi dari matahari

Data satelit ini diharapkan memperkuat ketahanan sektor penting seperti komunikasi, penerbangan, dan navigasi. 

Baca Juga: Pertama Kali! NASA Bikinkan Hijab Khusus Astronaut Muslimah

Satelit Shams sendiri dikembangkan oleh talenta lokal Arab Saudi melalui program National Industrial Development and Logistics Program sebagai bagian dari Visi 2030.

Plt CEO Saudi Space Agency Mohammed Al-Tamimi menyebut pencapaian ini bukti kemajuan teknologi negara, sementara CEO National Industrial Development and Logistics Program (NIDLP) Jameel Al-Ghamdi menilai proyek tersebut menunjukkan keberhasilan lokalisasi teknologi dan penguatan daya saing nasional.

Keikutsertaan Arab Saudi dalam Program Artemis menjadi langkah strategis untuk memperluas kolaborasi internasional di bidang antariksa. Selain itu, kehadiran satelit Shams menegaskan posisi Arab Saudi sebagai pemain baru dalam eksplorasi ruang angkasa global sekaligus menunjukkan bahwa masa depan eksplorasi antariksa merupakan hasil kolaborasi banyak negara.

(Kompas)

[post-views]
Selaras