Media Berkemajuan

24 April 2024, 17:53

Siaga! Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 7 Kilometer

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Gunung Merapi. [Foto: surakarta.suara.id]

Yogyakarta, mu4.co.id – Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran (APG) pada Sabtu (11/3) pukul 12.12 WIB ke arah Kali Bebeng/Krasak.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan erupsi berlangsung hingga pukul 12.31 WIB.

Dalam pesan tertulis BPPTKG menyebutkan, “Jarak 7 kilometer dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung,” 

Berdasarkan rekaman visual BPPTKG, gunung teramati dengan jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50-100 meter di atas puncak kawah.

Teramati juga satu kali guyuran lava dengan jarak luncur 1.500 meter ke barat daya, dan suara guguran dua kali dengan intensitas sedang dari Pos Babadan.

Sedangkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Merapi di Babadan, awan panas guguran itu juga memicu abu vulkanik yang mengarah ke barat laut-utara.

Yulianto, Petugas Pos Babadan mengatakan Pos Babadan mulai terdampak abu vulkanik cukup tebal.

“Kalau APG-nya mengarah ke barat daya, ke Kali Bebeng dan Krasak, tapi kalau abu vulkanik ke arah barat laut-utara karena faktor angin,” kata Yulianto. 

“Kalau Pos Babadan saat ini sudah pasti terdampak APG. Ini cukup tebal.” sambungnya.

BPPTKG menyebut bahwa potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

BPPTKG menyebutkan jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. 

Status Gunung Merapi saat ini masih dalam level III atau ‘siaga’ sejak november 2020.

Sumber: tempo.co buletinsleman

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!