Media Berkemajuan

17 April 2024, 20:51

Selamat! Universitas Lambung Mangkurat dan Pemerintah Kota Banjarmasin Raih Penghargaan “Merdeka Belajar” Dari Kemendikbudristek

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
ULM Raih Penghargaan pada Anugerah Merdeka Belajar. [Foto: mu4.co.id]

Yogyakarta, mu4.co.id – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan 57 penghargaan kepada perguruan tinggi.

Adapun penghargaan tersebut diberikan pada Anugerah Merdeka Belajar di Gedung Kesenian Trimurti, Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, Senin (29/5/2023). 

Penghargaan diberikan kepada kampus dengan capaian pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) terbaik. Juga apresiasi kepada Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).

Universitas Lambung Mangkurat meraih anugerah Merdeka Belajar Kategori perguruan tinggi pelaksana program PPKS terbaik. 

Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, SE., M.Si turut hadir menerima penganugerahan tersebut.

Pada puncak peringatan Bulan Merdeka Belajar Kemendikbudristek Republik Indonesia (RI) ini, Pemerintah Kota Banjarmasin juga memperoleh penghargaan dari Kemendikbudristek RI berupa anugerah sebagai salah satu kota terbaik pada program “Merdeka Belajar” se-Indonesia. 

Anugerah Merdeka Belajar ini diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset & Teknologi Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim.

“Tadi kita mendapat surat pemberitahuan dari Mendikbudristek, Banjarmasin memperoleh anugerah Merdeka Belajar melalui program Guru Penggerak,” ucap Wali Kota Banjarmasin saat menghadiri acara pemilihan Duta Pemuda di Kota Banjarmasin, Sabtu tengah malam (28/5).

Ibnu Sina menuturkan bahwa Banjarmasin merupakan satu dari tujuh kota lain di Indonesia yang mendapatkan penghargaan tersebut. 

“Untuk Kalsel, hanya Banjarmasin yang mendapatkan anugerah tersebut, dan enam kota lainnya dari provinsi lain,” katanya.

Ibnu Sina juga menjelaskan terkait Program Guru Penggerak yang dimulai sejak 2018 lalu, baru dilaksanakan 3 kota di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ia mengatakan, program merdeka belajar telah dilakukan oleh 540 Kabupaten Kota se-Indonesia. Namun hanya 50 kota yang mendapat penghargaan dari Kemendikbudristek RI.

“Jadi kami bersyukur karena melalui program ini kita seperti berinvestasi di guru berkualitas. Ini semua tidak terlepas dari program Banjarmasin yang terus meningkatkan kualitas tenaga pengajar yakni guru,” katanya.

Guru memiliki peran penting, tutur Ibnu SIna, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa utamanya para anak muda sebagai generasi penerus.

Sebagai Wali Kota Banjarmasin ia berharap para tenaga pengajar yang mengikuti program “Guru Penggerak” dapat lebih terampil berkreativitas menciptakan format pembelajaran yang lebih maju dan mengikuti perkembangan zaman.

Menurutnya, anak murid harus memperoleh materi pembelajaran dari guru yang berkualitas dan guru yang berkualitas akan menciptakan ribuan bahkan jutaan generasi emas yang dapat membawa perubahan dan kemajuan suatu bangsa.

Sumber: antaranews.com

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!