Jakarta, mu4.co.id – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Gudang Ketahanan Pangan, serta melakukan peletakan batu pertama SPPG Polri di seluruh Indonesia. Acara berlangsung di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, Jum’at (13/02).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam laporannya menyampaikan komitmen Polri mendukung program pemenuhan gizi dan ketahanan pangan sebagai bagian dari agenda strategis pemerintah, melalui penguatan SPPG dan infrastruktur pendukung yang diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Melalui penguatan SPPG Polri dan dukungan infrastruktur ketahanan pangan, Polri berkomitmen menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang aman, bermutu dan merata, sekaligus memperkuat ekosistem pangan dari hulu sampai hilir, sehingga benar-benar memberikan dampak nyata bagi tumbuh kembang generasi emas penerus bangsa,” kata Jenderal Listyo Sigit dikutip dari laman Kementerian Sekretariat Negara, Sabtu (14/2).
Baca Juga: Dukung MBG, Bulog Salurkan Beras Premium Ke SPPG. Apa Kata BGN?
Pada acara tersebut, Presiden Prabowo turut menganugerahkan tanda kehormatan negara, yakni Bintang Jasa Utama, Bintang Jasa Pratama, Bintang Jasa Nararya, dan Satya Lencana Wira Karya, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam mendukung program prioritas pemerintah.
Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan kebanggaan atas inisiatif Polri yang aktif mendukung program pemenuhan gizi nasional, yang dinilai sebagai wujud kepedulian terhadap isu strategis bagi masa depan bangsa.
Sebagai tanda peresmian, Presiden Prabowo menekan kubus LED dan menandatangani prasasti, menandai operasional dan pembangunan total 1.179 SPPG Polri serta 18 Gudang Ketahanan Pangan di seluruh Indonesia. Program tersebut mencakup 411 SPPG yang sudah beroperasi, 162 SPPG baru yang diluncurkan, pembangunan 499 unit, serta peletakan batu pertama 107 SPPG.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah memperluas layanan pemenuhan gizi dan memperkuat sistem pangan nasional melalui kolaborasi lintas sektor bersama Polri, guna meningkatkan kualitas generasi muda menuju visi Indonesia Emas 2045.
Acara tersebut turut dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih, Kepala BGN Dadan Hindayana, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hassan, Kepala BPOM Prof. dr. Taruna Ikrar, serta Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono.
(Kementerian Sekretariat Negara RI)














