Media Utama Terpercaya

11 Juni 2026, 14:54
Search

Pesawat Haji Kloter 30 Surabaya Sempat Mendarat Darurat di Oman, 380 Jemaah Akhirnya Tiba Selamat di Tanah Air

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Pesawat Haji Kloter 30 Surabaya Sempat Mendarat Darurat di Oman
Pesawat Haji Kloter 30 Surabaya Sempat Mendarat Darurat di Oman [Foto: inilah.com]

Surabaya, mu4.co.id – Pesawat jemaah haji Debarkasi Surabaya kelompok terbang (kloter) 30 sempat mendarat darurat di Bandara Udara Oman, namun saat ini para jemaah sudah tiba di tanah air dalam kondisi selamat, Rabu (10/06/2026).

Sebelumnya, pesawat yang yang mengangkut 380 jemaah asal Lamongan dan Tuban tersebut mengalami trouble beberapa saat setelah terbang dari Jeddah, Arab Saudi. Sehingga, pesawat harus mendarat darurat di Muskat, Moscow, pada Senin (08/06/2026).

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan bahwa awalnya pesawat tersebut mendarat di Oman karena terdapat jemaah haji yang mengalami gangguan kesehatan.

“Pada awalnya ada jemaah yang sakit sehingga sesuai prosedur penerbangan harus diturunkan di bandara terdekat, dan terdekat adalah Oman,” kata pria yang akrab disapa Gus Irfan itu, Selasa (09/06/2026)

Setelah jemaah yang sakit diturunkan untuk mendapat penanganan medis di Oman, pesawat tersebut kembali melanjutkan penerbangan. Namun, dalam hendak melanjutkan penerbangan itu ditemukan kendala teknis pada pesawat sehingga harus kembali ke Oman untuk perbaikan.

“Setelah itu pesawat kembali terbang, ternyata harus ganti pesawat karena ada kendala teknis pesawat harus kembali ke Oman untuk perbaikan, dan segala macam,” sambungnya.

Baca juga: Haji 2026 Catat Tren Positif, Pemerintah Siapkan 10 Perbaikan untuk Tahun Depan

Akibat kendala tersebut, para jemaah sempat tertunda kepulangannya, dan terpaksa menginap semalam di Muskat sambil menunggu pesawat selesai diperbaiki. Meski demikian, Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, As’adul Anam memastikan selama di Moscow, jemaah haji dijamin seluruh kebutuhannya, mulai dari hotel hingga makan telah ditanggung maskapai.

Bahkan para jemaah mendapat fasilitas hotel bintang lima dan disuguhkan dengan menu makanan khas Eropa sebagai jaminan atas kendala yang mereka alami.

“Jemaah juga diletakkan di hotel bintang lima. Kemudian makan juga dipenuhi,bahkan makanannya cenderung bernuansa Eropa seperti itu, tetapi kalau siang sama malam masih bisa dipilih dan sesuai,” jelasnya.

Setelah menginap satu malam di Moscow, rombongan jemaah kemudian bertolak kembali Tanah Air. Mereka pun sudah tiba ke Tanah Air dengan selamat pada Selasa (09/06/2026) pagi.

(detik.com, kontan.co.id)

[post-views]
Selaras