Media Utama Terpercaya

22 Maret 2026, 08:23
Search

Pengiriman Pasukan Indonesia ke Gaza Ditunda, Ini Penjelasan Kemlu RI

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Pasukan Indonesia ke Gaza Ditunda
Pasukan Indonesia ke Gaza Ditunda

Jakarta, mu4.co.id – Kementerian Luar Negeri RI menyatakan rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza untuk misi perdamaian ditunda. Pembahasan terkait Board of Peace (BoP) yang diusulkan Presiden AS Donald Trump juga masih dihentikan sementara.

“Dapat kami sampaikan bahwa pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza saat ini ditunda dan segala pembahasan terkait Board of Peace masih ditangguhkan (on hold),” ungkap Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl dikutip dari detik news, Ahad (22/3).

Vahd menyebut pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah. Ia menegaskan keterlibatan Indonesia dalam International Stabilization Force tetap disesuaikan dengan kepentingan nasional dan hukum internasional.

Baca Juga: Indonesia Siap Kirim 8.000 TNI ke Gaza, Jadi Negara Pertama Gabung Pasukan Perdamaian

“Dapat kami tekankan kembali bahwa setiap kemungkinan partisipasi Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) berada sepenuhnya di bawah kendali nasional Indonesia, serta berlandaskan mandat Dewan Keamanan PBB Resolusi 2803 (2025), serta selaras dengan politik luar negeri bebas-aktif, kepentingan nasional RI dan hukum internasional,” jelasnya.

Sebelumnya dilaporkan bahwa pasukan internasional termasuk dari Indonesia direncanakan dikerahkan ke Gaza mulai Mei 2026 sebagai bagian dari rencana perdamaian yang diusulkan Presiden AS Donald Trump.

Media Israel KAN melaporkan sekitar 5.000 tentara Indonesia bersama pasukan dari sejumlah negara lain seperti Kazakhstan, Maroko, Albania, dan Kosovo, diperkirakan mulai bertugas pada 1 Mei 2026. Penempatan awal dilakukan di kawasan Rafah, Gaza selatan, sebelum diperluas ke wilayah lainnya.

Baca Juga: PM Israel Netanyahu Tegaskan Akan Tentukan Negara yang Boleh Kirim Pasukan ke Gaza

Laporan KAN menyebut delegasi militer negara peserta akan tiba di Israel dalam dua minggu untuk meninjau Gaza sebelum pengerahan pasukan.

Pasukan internasional nantinya akan diperluas ke wilayah dekat “yellow line”, batas sementara yang memisahkan zona Israel dan area sipil Gaza.

Selain itu, ratusan tentara asing dijadwalkan mengikuti pelatihan di Yordania sebelum masuk ke Gaza. Sebelumnya, media Israel juga melaporkan persiapan kedatangan ribuan tentara Indonesia dalam misi stabilisasi tersebut.

(Detik News)

[post-views]
Selaras