Banjarmasin, mu4.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Rumah Potong Hewan (UPTD RPH) Basirih menyiapkan sekitar 2.500 ekor sapi kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah/2026 guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepala UPTD RPH Basirih, Drh Annang Dwijatmiko, menyebut pasokan sapi berasal dari daerah lokal seperti Kabupaten Barito Kuala, Banjar, dan Tanah Laut, serta didatangkan dari Pulau Jawa dan Nusa Tenggara Timur.
“Kebutuhan hewan kurban di Kota Banjarmasin tahun ini diperkirakan relatif sama seperti tahun sebelumnya, yakni sekitar 2.500 ekor sapi,” ungkap Annang, dikutip dari Metro Tv, Senin (11/5).
Baca Juga: Dua Tahun Berturut, Sapi Peternak Banjar Jadi Kurban Pilihan Presiden RI!
Ia menyebut ratusan sapi kurban telah tersedia di sejumlah titik penjualan, termasuk kawasan RPH Basirih, dan jumlahnya diperkirakan terus bertambah hingga Idul Adha 2026.
Untuk memastikan kesehatan hewan kurban, UPTD RPH Basirih melakukan pemeriksaan serta vaksinasi guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan kurban.
“Adapun gejala atau ciri PMK berupa melepuh atau sariawan di area mulut dan kukunya berdarah atau terlepas,” ujar Annang.
Annang juga mengungkapkan harga sapi, kambing, dan hewan kurban lainnya mengalami kenaikan dibanding sebelumnya. Namun, permintaan masyarakat pada hewan kurban menjelang Idul Adha tahun ini tetap tinggi.
(Republika, Metro Tv)












