Media Utama Terpercaya

17 Oktober 2026, 21:34
Search

Pemerintah Minta Perusahaan Pemegang Konsesi di Kalimantan Turun Tangan Atasi Karhutla

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Ilustrasi karhutla
Ilustrasi karhutla. [Foto: prohealth.id]

Palangka Raya, mu4.co.id – Pemerintah meminta perusahaan pemegang konsesi lahan di Kalimantan ikut aktif menangani karhutla yang semakin mengkhawatirkan akibat cuaca ekstrem.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurrofiq, menyoroti kabut asap pekat yang menyelimuti sejumlah wilayah termasuk Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang telah memperburuk kualitas udara hingga membuat sinar matahari tampak kekuningan.

“Di Palangka Raya teridentifikasikan kepada kita ada paling tidak hampir 23.000 hektare areal yang sejatinya harus menjadi perhatian serius kita. Kita merasakan betul bagaimana sesaknya setiap kita membuka pintu, kita menghirup udara di pagi hari dan biasanya baru turun pada siang hari,” ungkap Hanif dikutip dari detik finance, Sabtu (17/10).

“Jadi kita bayangkan Kalimantan Tengah di Palangka Raya, beberapa media langsung menggambarkan bertapa warna kuningnya matahari itu, itu menyimpulkan bahwa emulsi ataupun particulate matter yang luar biasa, yang sebenarnya dalam kategori yang sangat-sangat berbahaya untuk kita semua,” sambungnya.

Baca Juga: Malaysia Desak ASEAN Tindak Tegas Indonesia Terkait Asap Karhutla Lintas Negara!

Hanif berharap perusahaan pemegang konsesi lahan di Kalimantan ikut membantu penanganan karhutla, mengingat sektor swasta memiliki kemampuan finansial untuk mendukung kebutuhan di lapangan.

“Saya ingin mengetuk kita semua untuk berempati di tengah-tengah upaya kita menangani karhutla di lokasi konsesi masing-masing. Tetapi alangkah baiknya, alangkah sejuknya bilamana kemudian dunia usaha yang memiliki kapasitas lebih secara ekonomi dibandingkan masyarakat biasa, justru berempati, berkontribusi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan,” ucap Hanif.

Ia juga berharap kerja sama pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta dapat mempercepat penanganan titik api serta mengurangi asap pekat akibat karhutla di Kalimantan.

“Saya sangat ingin kita kemudian berkenan untuk melakukan tindakan-tindakan langsung. Saya ingin, saya dan saya juga berkenan atau saya juga bersedia mengasistensi langsung upaya kita bersama-sama dalam penanganan gambut ini. Kita ingin, kita buktikan bahwa kita tidak diam saja pada saat kemudian di luar areal kita juga mendapat tekanan yang cukup sangat serius,” tuturnya.

(Detik finance)

[post-views]
Selaras